Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Kenek Bus Pariwisata PO Ardiansyah Akui Konsumsi Narkoba Sejak 3 Bulan Lalu

Ade Firmansyah (29) menjalani pemeriksaan di Ruang Laka Lantas Satlantas Polresta Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Ade Firmansyah (29) kenek bus pariwisata PO Ardiansyah nopol W 7322 UW yang berinisiatif menjadi sopir saat kecelakaan di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712+200/A telah ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka mengaku mengkonsumsi narkoba sejak tiga bulan lalu.

Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjio Budi Santoso mengatakan, warga Dusun Sememi RT 2 RW 4, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya ini mengakui mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

“Menurut keterangan dia (tersangka) sudah empat kali memakai itu (sabu),” ungkapnya, Sabtu (21/5/2022).

Sejak Rabu (18/5/2022), tersangka menjalani pemeriksaan penyidik di ruang Administrasi Unit Laka Lantas Polresta Mojokerto setelah menjalani perawatan di RS Citra Medika (Ciko) Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Tersangka mengaku sudah mengonsumsi narkoba jenis sabu selama tiga bulan.

“Sekitar 3 bulan, katanya. Terakhir, dia (tersangka) pakai 9 Mei, 5 hari sebelum berangkat ke Dieng. Kalau untuk memakai dimananya, kami belum tahu. Untuk menyetir, dia mahir mengemudikan kendaraan sejak tahun 2018 tapi tidak memiliki SIM B1 (SIM untuk mengemudikan mobil bus perseorangan atau untuk angkutan barang),” katanya.

Sebelumnya, kecelakaan lalu-lintas terjadi di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712+200, Senin (16/5/2022).

Sebuah bus pariwisata PO Ardiansyah nopol S 7322 UW terguling di jalur A arah Jombang ke Surabaya. Akibatnya, 14 orang penumpang tewas. Namun hingga Jumat (20/5/2022) jumlah korban bertambah menjadi 16 orang penumpang tewas. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar