Peristiwa

Kecelakaan Beruntun di Pantura Tuban, Partikel Board Berserakan

Tuban (beritajatim.com) – Peristiwa kecelakaan beruntun terjadi di jalur Pantura Tuban tepatnya di jalan Tuban-Surabaya, Desa Mrutuk, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jumat (19/7/2019). Kecelakaan yang melibatkan kendaraan truk diesel, truk trailer dan mobil pribadi.

Akibat kejadian itu satu korban yang merupakan pengemudi truk mengalami luka parah dan harus dirawat di rumah sakit. Selain itu, kendaraan truk trailer melintang di tengah jalan raya itu dan membuat puluhan ton partikel board yang diangkut truk trailer itu memblokir jalur Pantura Tuban tersebut.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, kecelakaan beruntun yang terjadi di jalur Pantura Tuban itu berawal saat truk diesel warna kuning dengan nomor polisi (Nopol) S 9305 UU berjalan dari arah Tuban. Truk tanpa muatan itu dikemudikan oleh Lasmono (41), warga Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Setelah di lokasi, truk diesel yang berjalan dengan kecepatan tinggi tiba-tiba oleng dan masuk jalur kanan. Sedangkan dari arah berlawanan melaju truk trailer dengan nopol L 9765 UZ yang dikemudikan oleh Eko Budi Santoso (37), asal Sukomanunggal, Surabaya.

Muatan truk trailer yang mengalami kecelakaan memenuhi jalan raya membuat jalur macet.

“Truk trailer dari arah Surabaya dan jalannya pelan, kemudian tabrakan sama truk diesel warna kuning itu. Entah selip atau ngantuk saya ngak tahu,” ungkap Supriyanto, warga sekitar lokasi kejadian kecelakaan itu.

Setelah mengalami benturan dengan truk diesel, trailer yang membawa puluhan ton Partikel Board itu oleng ke kanan. Kemudian truk trailer melintang di tengah jalan dan kembali mengalami tabrakan dengan mobil Brio nopol S 1788 ZE yang dikemudikan oleh Yudi Isa Maulidin (43), Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Jombang.

“Sebenarnya saya sudah tahu kalau kedua truk hendak tabrakan. Mobil sudah saya rem dari jarak sekitar tujuh meter tapi masih kena,” ungkap Yudi Isa Maulidin, pengemudi mobil Brio yang ikut terlibat dalam kecelakaan itu.

Kendaraan truk trailer yang melintang di tengah jalan itu kemudian mengakibatkan puluhan ton muatannya itu jatuh di tengah jalan raya jalur Pantura Tuban itu. Akibatnya kejadian kecelakaan itu mengakibatkan arus lalu lintas baik yang dari Tuban ke Surabaya maupun sebaliknya mengalami kemacetan yang sangat parah.

“Saya sudah sekitar dua jam tadi, karena memang jalannya tertutup total,” ungkap Rudi, salah satu sopir truk yang melintas di jalur Pantura Tuban itu. [mut/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar