Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Karnaval HUT RI Pasca Pandemi, Desa Mlaten Mojokerto Angkat Potensi Penghasil Cobek

Karnaval di Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Potensi Desa Mlaten di Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto diangkat dalam karnaval peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia. Ribuan warga berpartisipasi dengan kreasi masing-masing, tak lupa cobek yang menjadi andalan turut ditampilkan.

Sebanyak 21 rombongan perwakilan dari tiga dusun yang ada di Desa Mlaten diberangkatkan Kepala Desa (Kades) Mlaten, Dwi Siswarini dari Lapangan Desa Mlaten, Jumat (26/8/2022). Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga terlibat dalam karnaval yang baru digelar pasca pandemi Covid-19 tersebut.

Dalam setiap rombongan, peserta menampilkan cobek sebagai salah satu asesoris yang ditampilkan. Seperti yang ditampilkan warga Dusun Mlaten RT 02 RW 01 yang menampilkan pakaian adat Bali. Cobek diisi berbagai macam buah-buahan dibawa dengan cara ditaruh di atas kepala.

Peserta karnaval ini berkeliling desa sejauh 3 km dan kembali ke Lapangan Desa Mlaten. Antusias warga Desa Mlaten terlihat karena ini merupakan kegiatan yang melibatkan banyak orang yang baru digelar usai pemerintah melonggarkan kegiatan karena angka Covid-19 yang turun.

Kades Mlaten, Dwi Siswarini mengatakan, karnaval dalam rangka HUT ke-77 RI di Desa Mlaten mengambil tema Bhineka Tunggal Ika dengan mengangkat potensi desa. “Ada berbagai suku bangsa seperti Bali. Beberapa tadi ada penampilan gerabah, cobek yang merupakan ciri khas desa kami,” ungkapnya.

Kurang lebih 1.000 hingga 1.500 warga Desa Mlaten terlibat langsung dalam karnaval yang baru digelar pasca pandemi Covid-19. Menurutnya, pihak pemerintah desa tidak mewajibkan setiap lingkungan yang ada di Desa Mlaten berperan serta dalam kegiatan tersebut.

“Sebenarnya kami tidak mewajibkan, namun antusiasme masyarakat ini berkontribusi dengan sendirinya. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa dalam menampilkan berbagai kostum. Kami dari pemerintah desa mengucapkan ribuan terima kasih kepada masyarakat dan panitia penyelenggara,” katanya.

Kades menjelaskan, Peringatan HUT RI di Desa Mlaten dimulai sejak 16 Agustus 2022. Barikan (bersih desa) dalam rangka malam peringatan hari lahirnya bangsa Indonesia dengan 1.000 cobek di Lapangan Desa Mlaten. Peringatan ini akan berakhir di Jumat (26/8/2022) malam ini.

“Hari ini adalah puncak peringatan HUT ke-77 RI, setelah karnaval ini, nanti malam diselenggarakan pentas seni dan ludruk yang juga merupakan kesenian khas desa kami. Ke depannya, produk akan kami munculkan kembali dan itu di bawah naungan BUMDes, untuk marketingnya,” jelasnya.

Warga Desa Mlaten yang mayoritas perajin gerabah, lanjut Kades, diminta fokus untuk produksi. Rencananya, Desa Mlaten akan mempunyai galeri yang berisi hasil kerajinan. Tidak hanya gerabah saja, namun potensi lainnya yang ada di Desa Mlaten.

“Ada bambu, kayu, tas rajut, dan berbagai produk yang merupakan potensi di desa kami. Di desa kami, produksi gerabah ada di Dusun Mlaten dengan kurang lebih 100 perajin. Namun saat ini, perajin gerabah menyebar ke dua dusun yang ada di Desa Mlaten. Produksi tidak hanya cobek, namun ada jenis lainnya,” ujarnya. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev