Peristiwa

Kapal Dihantam Ombak, Tiga Nelayan Gresik Terdampar di Bangkalan

Bangkalan (beritajatim.com) – Kapal nelayan asal Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, pecah dan karam dihantam ombak di perairan Karang Jamuang, Sabtu (30/1/2021).

Beruntung, tiga orang nelayan di dalam kapal berhasil selamat dan ditemukan oleh nelayan Bangkalan, Minggu (31/1/2021).

Ketua Pokmaswas Arosbaya, Bilal Kurniawan mengatakan, salah satu korban terdampar di Arosbaya setelah berenang menggunakan ember. Nelayan tersebut bernama Habib Soleh dan ditemukan dalam kondisi selamat.

“Menurut keterangan korban, ia berangkat bersama dua rekannya untuk mencari ikan. Saat hendak pulang, cuaca buruk dan kapalnya dihantam ombak. Ia kemudian menggunakan ember sebagai pelampung hingga sampai ke Arosbaya,” ujarnya.

Bilal mengatakan, nelayan tersebut berangkat dari Gresik sejak pukul 14:00 WIB, Jumat 29 Januari 2021. Kemudian ketiganya juga mencari ikan di perairan Karang Kamuang pukul 20:00 WIB. Saat hendak pulang, ombak besar menghantam kapal tersebut.

“Jadi selama 14 jam berada di laut dan pukul 11:00 WIB, Sabtu Habib terdampar di Arosbaya. Ia terbangun dan berjalan ke pemukiman warga meminta bantuan,” tambahnya.

Sementara itu, dua rekan Habib yakni Hilmi dan Markan juga ditemukan selamat oleh warga di Desa Bulukagung, Kecamatan Klampis. Namun, bukan terdampar di Klampis, keduanya terdampar di perairan Kecamatan Sepulu, Bangkalan.

“Keduanya lalu berjalan sejauh 8 Kilometer hingga tiba di Desa Bulukagung dan diselamatkan warga,” ungkapnya.

Setelah itu, ia dan beberapa warga membantu tiga nelayan tersebut untuk menghubungi keluarganya di Gresik.[sar/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar