Peristiwa

Jenazah Wanita Berlumuran Darah di Tahura Mojokerto Kerja di Pasuruan

Petugas dari Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Korban dugaan pembunuhan yang ditemukan  di Kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo Blok Gajah Mungkur Desa Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto merupakan karyawan salah satu pabrik di Pasuruan.  Meski asli Kediri, namun korban tinggal di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Identitas mayat berjenis kelamin perempuan dengan luka di kepala tersebut berinisial VN (sebelumnya ditulis FN) yang merupakan warga Kediri. Informasi beritajatim.com, kedua korban bercerai sehingga korban tinggal di Sidoarjo dan mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai warga Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhiy Hangga Putra mengatakan, terkait penemuan mayat di Pacet pihaknya sudah mengantongi identitas korban, melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban dan meminta keterangan pihak keluarga.

“Inisial VN tinggal Kediri dan Porong (sesuai KTP),” ungkapnya, Kamis (25/6/2020).

Masih kata Kasat, pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap keluarga, rekan kerja dan teman dekat dari korban pasca penemuan mayat berlumuran yang ditemukan di Kawasan Tahura Raden Soerjo Blok Gajah Mungkur Desa Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (24/6/2020) petang kemarin.

Petugas dari Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat. [Foto: misti/bj.com]
“Informasi terakhir korban merupakan karyawan di salah satu pabrik di daerah Pasuruan. Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga dan teman-teman korban. Namun ada beberapa petunjuk ya mudah-mudahan petunjuk ini bisa mengaitkan kepada kejadian, mungkin pada peristiwa siapa orang yang terakhir bersama dengan korban,” katanya.

Sebelumnya, sesosok mayat ditemukan di Kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo Blok Gajah Mungkur Desa Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Mayat yang diketahui berjenis kelamin perempuan ini berlumuran darah ini berada di jurang sedalam kurang lebih 20 meter.

Mayat pertama kali ditemukan oleh dua orang pemuda warga Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang berhenti. Keduanya duduk-duduk sembari menunggu mesin dingin ini lantaran lokasi memang jalanan curam, jalur yang menghubungkan Kabupaten Mojokerto dengan Kota Batu.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar