Tuban (beritajatim.com) – Jemaah haji kloter 18 dan 19 Kabupaten Tuban dijadwalkan pulang ke Tanah Air hari ini, Selasa (11/7/2023). Mereka akan menjalankan tawaf Wada sebelum terbang ke Indonesia.
Sebelumnya, para jemaah haji ini telah melakukan penimbangan koper bagasi dan melaksanakan pemeriksaan X-ray, tujuannya agar para jemaah haji tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Tuban Ahmad Munir menyampaikan, para jemaah haji dari kloter 18 dan 19 hari ini akan menyelesaikan Thowaf Wada sebelum pulang ke Tanah Air.
“Alhamdulillah untuk penimbangan koper sudah selesai, kami juga sudah mengingatkan agar jemaah haji tidak coba-coba memasukkan air zamzam ke dalam koper,” tutur Ahmad Munir.
Sebab, ketika di bandara koper tersebut akan diperiksa dan dibongkar oleh pihak maskapai untuk dikeluarkan air zamzamnya.
BACA JUGA:
Lagi, 2 Jemaah Haji Tuban Meninggal Akibat Serangan Jantung
“Itu sudah menjadi ketentuan penerbangan jadi sudah seharusnya kita mematuhi,” kata Ahmad Munir.
Sementara itu, Ketua Kloter 18 SUB, Imam Syafi’i menyampaikam ada 452 koper yang sudah ditimbang di hotel Danat Adh Dhiyafah dan rata – rata berat koper jemaah sekitar 22-25 kilogram.
“Sudah dipastikan jemaah tidak memasukkan air zamzam, benda cair melebihi 100 ml dan barang elektronik serta benda berharga seperti uang, emas dan lainnya,” ujar Imam Syafi’i.
BACA JUGA:
Satu Lagi Jemaah Haji Tuban Meninggal Serangan Jantung
Sementara itu, pukul 07.30 WAS semua koper besar diturunkan ke lobby hotel berurutan dan akan dibawa ke bandara King Abdul Aziz. Sedangkan, jadwal kepulangan jemaah haji kloter 18 dan 19 yakni pada Rabu (12/7/2023). Kemudian, Sabtu (15/7/2023) dari kloter 24 untuk titik penjemputan di Kompi Senapan C 521 Tuban. [ayu/beq]






