Peristiwa

Janda Pikun di Mojokerto Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Joko Dayoh

Jasad korban dievakuasi ke rumah duka di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang janda ditemukan tewas terapung di aliran Sungai Joko Dayoh, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Sebelum ditemukan tewas di aliran sungai, korban yang diketahui bernama Rutip (74) tersebut dikabarkan menghilang dari rumah sejak Rabu (27/5/2020).

Jasad korban warga Desa Jabon ini ditemukan pertama kali salah seorang warga yang sedang membuang sampah aliran sungai. Saksi melihat kaki korban di permukaan aliran Sungai Joko Dayoh dan kemudian menghubungi perangkat desa dan Polsek Mojoanyar untuk mengetahui kebenarannya.

Kapolsek Mojoanyar, AKP Adam Muhari mengatakan, anak korban, Sumiatin (64) sempet mencari keberadaan korban namun belum juga diketemukan. “Ada warga yang sedang membuang sampah di pinggir sungai melihat kaki korban terapung,” ungkapnya, Kamis (28/5/2020).

Masih kata Kapolsek, setelah mendapatkan laporan tentang penemuan mayat tersebut anggota Polsek Mojoanyar langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan. Ternyata, benar korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi terapung di aliran Sungai Joko Dayoh.

“Diduga korban terpeleset dan jatuh ke sungai. Saksi dan keluarga korban mengatakan jika korban sudah pikun. Saat ditemukan, tidak ada tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh korban. Kalau jarak antara rumah korban dan sungai diperkirakan 25 meter sampai 35 meter,” katanya.

Sesuai dengan protokol kesehatan, lanjut Kapolsek, jasad korban dievakuasi petugas dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Jasad korban langsung dibawa ke rumah korban sesuai permintaan pihak keluarga yang keberatan untuk dilakukan visum.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar