Peristiwa

Ini Pesan Letda Munawir kepada Istri Sebelum Gugur Bersama KRI Nanggala 402

Surabaya (beritajatim.com) – Letda Munawir, perwira dua asal Rembang ini seharusnya tidak berada di KRI Nanggala 402. Setiap harinya, ia bekerja di KRI Cakra 401. Bapak dua anak ini diperbantukan ke KRI Nanggala 402 untuk mengikuti latihan di Banyuwangi, Senin lalu.

Menurut sang istri, tidak ada firasat sama sekali ketika terakhir ketemu Senin (19/4/2021) lalu. Seperti biasa, ia berpamitan dengan sang istri jika akan berangkat berlayar pada pukul 7.30 wib dan sebelum berangkat selalu membangunkan dua anaknya.

Namun ia tak menyangka pamitan di pagi itu adalah yang terakhir dengan sang suami untuk selamanya setelah KRI Nanggala 402 dinyatakan hilang kontak dan Panglima TNI menyatakan jika seluruh awak KRI telah gugur tugas.

“Ini konsekuensi saya sebagai istri pelaut, saya sudah ikhlas dan kuat demi anak- anak jika memang ini jalannya. Semoga ada mukjizat bisa ditemukan saya dan anak kami bisa melihat untuk terakhir kalinya,” ungkap Cica Yuemi, istri dari Letda Munawir, Senin (26/4/2021).

Ada pesan yang disampaikan oleh sang suami, meskipun pesan itu sudah dilontarkan jauh sebelum ia berlayar dengan KRI Nanggala 402. Letda Munawir ingin jika kelak berpulang ingin dipulangkan dan dimakamkan di Rembang, Jawa Tengah tempat ia dilahirnya.

“Nanti rencananya jika memang sudah ditemukan saya akan makamkan di Rembang sesuai dengan pesan beliau dulu. Ia ingin dibawa ke tanah kelahirannya. Kemarin bapaknya sempat ke sini dari Rembang tapi hari ini sudah pulang,”ungkap Cica.

Letda Munawir dikenal sebagai sosok suami yang sangat baik kepada sang anak dan istrinya. Meski sang istri kerap mengomel, namun ia tak pernah marah. Bahkan senakal apapun kedua sang anak, ia hanya memberitahu dengan pawakannya yang kalem.

“Sabar sekali, baik meskipun anaknya itu kadang menggoda, ngga pernah marah, lembut banget, kadang saya ngomel gitu ya dia cuma senyum. Tiap pagi gitu bangunin anak anak makanya deket sama anak-anak,”ungkapnya.

Diketahui sebelumnya KRI Kapal Selam Nanggala 402 diberitakan hilang kontak pada Rabu dini hari di selat Bali Utara. Sebanyak 53 ABK turut serta didalam kapal selam berusia lebih dari 20 tahun ini. [way/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar