Peristiwa

Ikan Paus Panjang Belasan Meter Terdampar di Tuban

Seekor ikan paus dengan panjang belasan meter yang terdampar di laut Tuban saat hendak dievakuasi oleh nelayan.

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga dan juga nelayan yang tinggal di kawasan pesisir pantai Desa Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban digegerkan dengan adanya Ikan Paus berukuran besar yang terdampar di sekitar lokasi pantai utara Kota Tuban itu, Sabtu (3/4/2021).

Ikan Paus besar tersebut diketahui terdampar saat para nelayan di kawasan pantai itu akan menyandarkan perahunya setelah mereka melaut mencari ikan. Selanjutnya, Paus yang masih hidup dengan panjang belasan meter itu kemudian dievakuasi para nelayan dan kembali ditarik ke tengah laut lepas.

Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, sejumlah warga dan juga nelayan yang mengetahui adanya ikan besar itu yang kondisinya tidak bisa beregerak langsung menghampiri dan mendekati ikan itu. Lokasinya berjarak sekitar 500 meter dari bibir pantai, sehingga warga dan juga nelayan yang mendekat itu harus menggunakan perahu.

“Tadi itu rame-rame saya kira nelayah sudah pada pulang semua. Tapi setelah saya tanya mau melihat ikan Puas yang terdampar itu,” ujar Wasri (43), salah satu warga Kelurahan Karangsari, Kota Tuban itu.

Ikan Paus tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 13 meter sampai 15 meter dan sebagian besar tubuh ikan itu masih terendam air. Keberadaan ikan Puas besar itu besarnya melebihi dari perahu nelayan setempat yang digunakan untuk mencari ikan sehari-hari.

“Tadi sama anak-anak yang ikut melihat Ikan Pausnya itu juga sempat dinaiki. Kondisinya masih hidup,” tambahnya.

Sementara itu, setelah sekitar setengah jam terdampar di pinggir pantai yang kondisi airnya pasang itu sejumlah nelayan langsung berusaha melakukan evakuasi Ikan Paus besar itu. Selanjutnya, ikan tersebut berhasil di tarik beramai-ramai oleh para nelayan untuk bawa ke tengah laut.

“Mungkin terdamparnya sekitar setengah jam. Kemudian oleh teman-teman nelayan langsung ditali ditarik ke tengah, soalnya takut mati,” pungkasnya. [mut/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar