Sampang (beritajatim.com) – Memasuki H-4 hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah atau 2023 Masehi, jalan nasional yang ada di Kabupaten Sampang, Madura, mulai terjadi peningkatan volume arus kendaraan.
Pantauan di lapangan, ada sejumlah titik yang kerap kali terlihat antrian kendaraan, diantaranya di depan pasar Srimangunan dan jalur di alun-alun Trunojoyo.
“Semenjak pagi tadi ada peningkatan arus lalu lintas, mayoritas dari luar kota karena nomor polisinya bukan M,” terang, H. Syamsul, pedagang kaki lima yang mangkal di jalan protokol Kabupaten Sampang, Minggu (16/4/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/hukum-kriminal/diduga-korban-pembunuhan-ini-hasil-otopsi-sementara-jenazah-perempuan-di-ponorogo/
Syamsul juga mengatakan, kendaraan yang melintas di kota Sampang, berasal dari luar kota, karena nomor polisi huruf depan ada yang B (Jakarta), L(Surabaya), W (Sidoarjo) bahkan ada yang F (Bogor). “Kapadatan arus lalu lintas ini yang banyak dari arah Surabaya menuju timur, sementara dari arus sebaliknya masih lancar,” imbuhnya.
Terpisah, Sekertaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Yulis Juwaidi membenarkan adanya peningkatan arus lalu lintas, namun tidak ada kemacetan hanya saja padat merayap pada waktu tertentu. “Arus lalu lintas masih lancar belum ada kemacetan yang berarti,”tegasnya.
Yulis juga menjelaskan, saat ini belum banyak warga yang mudik lebaran karena belum memasuki masa libur dan cuti bersama. “Puncak arus mudik kali ini diperkirakan berlangsung hari Kamis mendatang,” tandasnya.[sar/kun]






