Pamekasan (beritajatim.com) – Pemuda berinisial AH (25), warga Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, meninggal dunia. Dia menjadi korban penyerangan orang tak dikenal di Desa Tebul Barat, Pagantenan, Sabtu (29/4/2023).
Peristiwa tersebut berawal saat korban berkendara dan berboncengan bersama bapaknya, SPI (50) sehabis membeli plastik di sebuah toko di Pagantenan, Pamekasan. Saat perjalanan pulang, keduanya tiba-tiba dibuntuti 5 (lima) orang tak dikenal yang mengendarai tiga motor.
Selanjutnya kendaraan korban dipepet hingga terjatuh ke lahan sawah di lokasi kejadian. Seketika korban dianiaya oleh seorang pelaku dengan sebilah celurit.
Baca Juga:
Polres Pamekasan Ungkap 37 Kasus dan 40 Tersangka
Korban mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Selanjutnya para pelaku melarikan diri ke utara menuju Desa Ambender, Pagantenan, Pamekasan.
“Ayah korban pembacokan melaporkan kejadian itu ke Polsek Pagantenan, setelah mengantarkan anaknya ke rumah sakit setelah terjadi pembacokan,” kata Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto.
Baca Juga:
Kapolres Pamekasan Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2023
Setelah menerima laporan tersebut, anggota Polsek Pagantenan bersama Satreskrim Polres Pamekasan langsung menuju lokasi kejadian. “Seorang terduga langsung dibawa ke Polres Pamekasan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui motif dari peristiwa tersebut yang mengakibatkan seorang pemuda meninggal dunia di pangkuan sang ayah. [pin/beq]






