Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Disadarkan, Kelompok Ajaran Sesat di Kabupaten Pasuruan Malah Tantang MUI

Pasuruan (beritajatim.com) – Adanya ajaran sesat di Kabupaten Pasuruan, terus disadarkan oleh tokoh masyarakat setempat. Namun, para kelompok ajaran sesat tersebut terus bersikukuh bahwa ajarannya tidak menyimpang.

Bahkan mereka menantang balik perwakilan MUI Kecamatan Purwosari dan Wonorejo saat mendatangi bangunan bekas warung yang diduga jadi tempat berkumpul kelompok aliran sesat.

Kala itu perwakilan MUI dua kecamatan menemukan ada 6 orang anggota kelompok aliran sesat sedang berkumpul pada Jumat (15/05/2022) lalu.

“Sudah kami datangi di lokasi yang berada di bangunan bekas warung tersebut. Dilokasi ada sekitar enam orang, empat laki-laki, dan dua orang lainnya perempuan,” ujar Ketua Komite Dakwa Khusus MUI Kabupaten Pasuruan, Abdul Karim.

Keenam orang anggota kelompok aliran sesat itu tidak menolak ditemui rombongan tim MUI dua kecamatan dan kepolisian setempat. Perwakilan MUI juga sempat memberikan ceramah dan mengajak mereka untuk bertaubat.

Namun kelompok aliran sesat ini menentang keras jika disebut sebagai aliran menyimpang. Mereka justru menantang ketua MUI dua Kecamatan untuk bertemu dengan Allah.

“Tidak ada titik temu dalam kegiatan itu. Untuk selanjutnya ditangani oleh tim di tingkat Kabupaten,” pungkasnya. (ada/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar