Peristiwa

Demo Pemkot Surabaya, Ratusan Warga Desak Hentikan Swab di Suramadu

Demo warga Madura di depan balai Kota Surabaya, Senin (21/6/2021)

Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan warga Madura mendatangi Kantor Pemerintah Kota Surabaya, Senin (21/6/2021). Para warga ini meminta bertemu dengan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi untuk menghentikan swab dan rapid antigen di penyekatan Jembatan Suramadu sisi Surabaya.

Hal ini bukan tanpa alasan, warga Madura enggan melakukan swab arau rapid karena faktor ekonomi rakyat Madura yang mati karena adanya pemeriksaan swab dan rapid antigen yang dilakukan sejak 13 juni 2021 lalu.

 

Penyekatan dilakukan mengingat angka penyebaran Covid 19 di Bangkalan, Madura sangat tinggi, bahkan ditemukan varian baru covid 19 yaitu varian Delta ketika pemeriksaan di tempat penyekatan.

Salah satu korlap aksi yang meneriakkan tuntutan meminta kepada Walikota Surabaya untuk turun menemui para warga bukan duduk bersama perwakilan warga di kantor Pemerintah Kota Surabaya.

“Ada di sini kita tidak mau masuk kami minta pak Eri menghentikan swab dan rapid antigen di tempat penyekatan (jembatan Suramadu) karena merugikan warga Madura apalagi perekonomian kami sekarang anjlok. Kenapa tidak tempat hiburan di Surabaya yang di swab masal juga, kalau ada iktikad baik dari pak Eri tolong temui kami di luar jangan di dalam. Kemarin kami sudah datang ke Balai Kota tapi tidak ditemui kecewa kita,” teriak sang korlap di atas truk dengan puluhan pengeras suara.

Hingga kini pihak kepolisian Polrestabes Surabaya tengah melakukan penjagaan dengan ketat di depan Gedung Balai Kota Surabaya, dengan perlengkapan lengkap aparat kepolisian mengantisipasi adanya kericuhan karena sempat sedikit ketegangan dengan aparat kepolisian. [way/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar