Iklan Banner Sukun
Peristiwa

BPBD Temukan Jenazah ke-7 Korban Banjir Bandang Kota Batu

Banjir bandang di Kota Batu.

Malang (beritajatim.com) – Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana) Kota Batu bersama TNI, Polri dan relawan lainnya akhirnya menemukan jenazah ke 7 korban banjir bandang. Dia ditemukan di Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Sabtu (6/11/2021).

Jenazah ini adalah Tokip alias Suroto (56) warga RT 6 RW 4, Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Dia ditemukan dengan kondisi terjungkal, kakinya berada di atas, sedangkan bagian kepalanya berada di bawah.

“Jadi, waktu itu alat berat bego (eskavator) sedang melakukan pencarian. Lalu saya bilang, fokus di lokasi ini saja. Karena saya merasa, kakak saya itu masih di sekitar sini,” kata adik ipar korban Putro.

Putro menceritakan, saat terjadi banjir bandang pada Kamis sore korban sedang berada di kandang sapi memberikan makan hewan ternak miliknya. Korban terseret banjir bandang sejauh 30 meter. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Hasta Brata Kota Batu untuk dibersihkan dan dimandikan.

“Saat itu korban berada di kandang sapi untuk memberi makan ternaknya. Lalu, banjir itu datang dan menyeret korban. Korban ditemukan sejauh 30 meter dari posisi terakhir. Kalau rumahnya sendiri aman, tidak terkena banjir bandang. Rencananya akan dimakamkan hari ini juga,” papar Putro.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu mengatakan, sebelumnya sempat terjadi kesalahan data korban yang ditemukan meninggal dunia. Ada satu jenazah bernama Adi Wibowo diidentifikasi dengan 2 nama Fery dan Arif. Sebenarnya jenazah ini adalah orang yang sama.

“Iya, memang benar. Semoga tidak ada yang hilang lagi. Hasil penelusuran tim BPBD Kota Batu, ternyata korban atas nama Fery dan Arif (nama panggilan) adalah orang yang sama dengan korban meninggal yang sudah ditemukan atas nama Adi Wibowo,” tandas Agung. [luc/suf]

 

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar