Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Belajar Racik Mercon dari YouTube, Warga Ponorogo Celaka

Rumah korban dipasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Muhammad Taufiq (29), korban ledakan petasan di Desa Polorejo Kecamatan Babadan, yang berada di dapur rumahnya itu sendirian. Keluarganya, ibu, kakak dan adiknya masih berada di masjid. Penyebab petasan itu meledak pun masih menjadi misteri. Sebab, meski dalam kondisi sadar, korban saat ini masih belum bisa dimintai keterangan.

“Dia meracik sendiri di dapur rumahnya. Sebab terjadi ledakan, dinyalakan atau terkena panas, kami juga belum tahu pastinya. Yang tahu ya korban sendiri, sementara yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan,” kata Kapolsek Babadan AKP Yudi Kristiawan, Minggu (1/5/2022).

Dugaan sementara, saat perakitan itu ada kesalahan, sehingga menyebabkan racikan bahan petasan itu meledak. Sebab, korban ini dimungkinkan masih mencoba-coba dalam membuat petasan tersebut. Hal itu dikuatkan dari keterangan dari ibunya bahwa yang bersangkutan melihat meracik bahan-bahan untuk menjadi serbuk petasan itu lewat youtube.

“Informasi dari ibunya, melihat meracik bahan petasan lewat youtube. Jadi ini masih coba-coba baru pertama kali, akhirnya meletus,” katanya.

Dari olah TKP yang dilakukan oleh petugas kepolisian, ada beberapa barang bukti yang diamankan. Satu bungkus serbuk petasan, timbangan digital dan puluhan petasan jadi dari berbagai ukuran. Menurut Yudi, sebenarnya bubuk petasan yang meledak itu cuma sedikit, hanya beberapa gram. Namun, ledakannya hingga terdengar di radius kurang lebih 100 meter. Bahkan membuat dapur milik keluarga korban, menjadi berantakan. “Akibat ledakan itu, dapur rumah yang digunakan korban untuk meracik menjadi berantakan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, ledakan petasan kembali terjadi di Ponorogo. Kali ini terjadi di sebuah dapur di rumah jalan Srigading Desa Polorejo Kecamatan Babadan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat ledakan tersebut, satu orang mengalami luka-luka serius.

“Benar tadi malam telah terjadi ledakan di sebuah rumah di Desa Polorejo Kecamatan Babadan, ada satu korban mengalami luka serius,” kata Kapolsek Babadan AKP Yudi Kristiawan.

Korban mengalami luka di kedua tangan, luka lecet di wajah dan luka di kedua kakinya. Keramik dapur yang terkena ledakan itu, masuk ke dalam kaki korban. Ledakan terdengar hingga radius 100 meter. Mengetahui, ada korban yang terluka, warga langsung membawa Muhammad Taufiq ke rumah sakit untuk segera mendapatkan perawatan medis.

“Ledakan terjadi di dapur rumah korban, pasca ledakan korban langsung dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo,” katanya. [end/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar