Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Baznas Jombang Kumpulkan Dana Rp633 Juta Selama Ramadan 1443 H

Penyerahan Kado Ramadan Yatim dan Dhuafa di SMP Negeri 2 Jombang beberapa waktu lalu

Jombang (beritajatim.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jombang Jawa Timur berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp633.304.762 selama Ramadan 1443 H. Dana tersebut berasal dari maal, fitrah, dan fidyah. Penerimaan donasi dari individu dan lembaga.

Jumlah dana yang terkumpul itu mengalami peningkatan dibanding Ramadan tahun sebelumnya. Tahun ini, dari maal terjadi kenaikan hingga 191,64%, fitrah 6,76%, dan fidyah 134,86%. “Total pengumpulan dana selama Ramadan 1443 H mencapai Rp 633.304.762,” kata Ketua Baznas Kabupaten Jombang, Didin A. Sholahudin, Kamis (19/5/2022).

Didin merinci, jumlah dana yang terkumpul itu mengalami peningkatan jika dibanding tahun sebelumnya. Pada Ramadan 1442 H atau tahun 2021, Baznas mengumpulkan dana sebesar Rp517.699.162. Dana tersebut berasal dari maal, infaq, fitrah, dan fidyah.

Sedangkan pada Ramadan 1441 H atau tahun 2020, dana yang terkumpul sebesar Rp192.517.000. “Artinya, setiap tahun dana yang kita kumpulkan mengalami peningkatan. Dari Ramadan 1442 ke 1443 H ada peningkatan 22,33 persen,” terang Gus Didin, panggilan akrab Didin A. Sholahudin.

Untuk itu, pada Ramadan ini, Baznas Kabupaten Jombang menggeber berbagai kegiatan dengan tajuk ‘Ramadhan 1443 Hijriah Sempurnakan Kebaikan’. Di antaranya Buka Puasa Ceria, Kado Ramadhan Yatim dan Dhuafa, Kado Ramadhan Bahagia, Zakat Fitrah, serta Fidyah Mudah.

Rinciannnya, buka puasa ceria sebanyak 2004 paket. Kemudian 1.278 kado atau parcel Ramadan untuk anak yatim, serta 626 paket/parcel Ramadan untuk kaum dhuafa. “Total paket Ramadan untuk anak yatim dan dhuafa sebanyak 1.835 parcel,” ujar Gus Didin.

Parcel tersebut dibagikan di 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang. Semisal, di Kecamatan Jogoroto sebanyak 309 parcel, Sumobito sebanyak 198 parcel, Mojoagung 118 paket, Ngoro sebanyak 160 paket, serta Peterongan sebanyak 136 parcel.

Selanjutnya, Kecamatan Kudu sebanyak 110 parcel, Ngusikan 65 parcel, Kabuh 30 parcel, Perak 80 paket, Bandarkedungmulyo 31 paket, serta kecamatan lainnya. “Dalam pembagian paket Ramadan itu kami melakukan sinergi dengan sejumlah lembaga. Yakni, 19 UPZ (unit pengumpul zakat), 5 sekolah, pemerintahan, serta 15 lembaga lainnya,” kata Gus Didin merinci.

Para pelajar menerima uang saku serta membawa pulang kado Ramadan Yatim dan Dhuafa dari Baznas Jombang saat Ramadan 1443 Hijriah

Gus Didin mengungkapkan, pada Ramadan 1443 H pihaknya menggunakan strategi baru dalam fundraising. Hal itu berbeda dua tahun sebelumnya yang langsung berhadapan dengan muzakki (orang yang berkewajiban membayar zakat). Kali ini, semua dilakukan secara online melalui strategi digital marketing.

“Saya akui strategi ini agak spekulatif. Dampaknya pun positif serta negatif. Terlihat pada minggu kedua Ramadan ada missing strategi fundraising tapi tak mungkin kemudian mengubah begitu saja. Sehingga terus optimistis dan berjuang sekuat tenaga agar berhasil meraih seperti ditargetkan di awal,” terangnya.

Walaupun sempat terjadi kegamangan, namun capaian tahun ini mampu melebihi tahun 2021. Sudah begitu, juga semakin banyak muzakki dan munfik baru. “Lembaga yang berpartisipasi pun semakin beragam. Ditambah kepercayaan masyarakat kian bertambah. Alhamdulillah, dana yang terkumpul selama Ramadan 1443 H tembus Rp633.304.762,” pungkasnya. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar