Peristiwa

Balita di Ngawi Terseret Arus Sungai, Meninggal

Proses evakuasi balita hanyut di Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Ngawi, Sabtu (20/2/2021).

Ngawi (beritajatim.com) – Seorang balita berinisial RAR berusia 2,5 tahun warga Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi harus kehilangan nyawa. Balita itu tewas terjatuh dan terseret arus sungai sejauh satu kilometer.

”Pada saat bermain bersama temannya ditepi sungai bocah tersebut terjatuh ke sungai kemudian terseret arus sungai,” kata Kapolsek Kendal AKP Parno kepada beritajatim.com, Sabtu (20/2/2021).

Mengetahui temannya terjatuh ke sungai, mereka kemudian mencari orang tua korban dan memberi tahu korban terseret arus sungai. Ibu korban yang bernama Kamini mencari keberadaan anaknya di aliran sungai tersebut. Didapati anaknya tersebut satu kilometer dari tempat semula dalam kondisi meningal dunia.

”Jasad bocah tersebut ditemukan ibunya sendiri dalam posisi tersangkut pada batu, kondisinya sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Pihaknya dan puskesmas setempat mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap jasad balita malang tersebut didapati pada tubuh terdapat beberapa luka lebam dibagian kepala, diduga akibat terkena benturan batu pada saat hanyut di sungai.

”Dugaan kami, dari hasil visum pihak puskesmas dan inafis Polres Ngawi, korban meningal dunia akibat hanyut dan terbentur batu. Murni karena kecelakaan,” terangnya.

Keluarga korban menerima atas kejadian tersebut sebagai musibah, dan menolak untuk dilakukan otopsi. Jenazah balita tersebut diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. [asg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar