Peristiwa

Anak Kandung Aniaya Bapak, Ibu dan Adik di Mojokerto

Korban dievakuasi ke IGD RS Sido Waras Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Warga Ngumpak RT 2 RW 1 Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Rabu (31/3/2021) dini hari geger. Warga dikejutkan dengan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh seorang anak terhadap bapak, ibu dan adiknya saat warga tertidur lelap.

Pakde pelaku, Ismono (58) mengatakan, terdengar suara adik pelaku menangis sekira pukul 01.30 WIB. “Saya kira sakit gigi karena yang kecil itu biasanya sakit gigi, saya biarkan tapi lama-lama saya dengar adik ipar saya, ibunya itu panggil adik saya. Saya dobrak pintu samping, anaknya yang kecil keluar berdarah-darah,” ungkapnya.

Masih kata Ismono, saat ia masuk ke dalam rumah korban ada tiga korban yang terdiri dari bapak, ibu dan anak ketiga korban yang berusia 8 tahun dalam keadaan terluka. Ketiga korban mengalami luka pada bagian kepala hingga darah segar keluar dari luka yang disebabkan diduga pukulan benda tumpul tersebut.

“Orang tiga itu (korban, red) bergerombol jadi satu, tidur di ruang keluarga di kasur lantai. Malah yang bapaknya tidak bisa dibangunkan, tidak sadar, hanya ngorok saja. Saya sendiri tidak tahu kejadiannya, dipukul, siapa yang mukul. Tahu-tahu gara-gara yang kecil menangis itu, katanya anaknya yang nomor dua yang menganiaya,” katanya.

Ismono menambahkan, pelaku sendiri selama ini tinggal bersama kedua orang tua dan adiknya. Yang diketahuinya, tidak ada pertengkaran ataupun masalah selama ini antara pelaku dengan para korban. Korban, Sugianto (52), Tatik (40) dan Dayung (8) langsung dibawa ke IGD RS Sido Waras Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar