Pamekasan (beritajatim.com) – Lima bangunan di dua desa berbeda di Kecamatan Pakong, Pamekasan, rusak akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Pakong, dan sekitarnya, Jum’at (5/1/2024).
Kelima bangunan tersebut, satu di antaranya masjid di Dusun Jateh, Desa Labbek, Kecamatan Pakong. Sedangkan empat bangunan lainnya merupakan rumah warga di Desa/Kecamatan Pakong, Pamekasan.
“Masjid yang terletak di Dusun Jateh, Desa Lebbek, Kecamatan Pakong, mengalami rusak ringan pada bagian atap teras atau kanopi berukuran 8×15 meter. Beruntung tidak ada korban saat kejadian,” kata Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi.
Selain masjid, empat rumah milik warga di Dusun Sumber Bintang, Desa/Kecamatan Pakong, juga mengalami rusak akibat cuaca ekstrem. “Delapan asbes rumah milik Pak Kamiluddin rusak, 3 lembar asbes dapur dan sebagian genteng rumah milik Pak Muhammad juga rusak,” ungkapnya.
Baca Juga: Penetapan Anggota KPPS di Pamekasan Diumumkan 24 Januari 2024
“Termasuk juga tiga lembar asbes rumah milik Pak Raji, serta 10 lembar asbes rumah milik Pak Muhammad Ra’e juga rusak akibat cuaca ekstrem,” imbuhnya.
Beruntung peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa, tetapi kerugian materil ditaksir mencapai angka puluhan juta rupiah. “Untuk pembersihan materil pada titik terdampak sudah dilakukan oleh petugas, mulai dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, dibantu Tagana, TNI-Polri, perangkat desa bersama masyarakat setempat,” jelasnya.
“Dari itu kami mengimbau kepada masyarakat, agar selalu waspada terhadap berbagai jenis bencana alam, khususnya yang lumrah terjadi pada musim penghujan, semisal angin kencang, tanah longsor, banjir dan lainnya,” imbaunya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta masyarakat agar segera melapor kepada pihak terkait jika terjadi bencana. “Artinya bukan hanya kejadian bencana, tetapi juga termasuk hal yang berpotensi bencana juga perlu dilaporkan,” pungkasnya. [pin/kun]






