Jakarta (beritajatim.com) – Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo mengungkap tiga alasan partainya mendukung capres PDIP Ganjar Pranowo. Hary diketahui telah meneken kerja sama dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro Menteng, Jakarta, pada Jumat kemarin.
“Kerja sama politik ini adalah kerja sama dalam kaitannya dengan Pilpres untuk mengusung Bapak Ganjar Pranowo, memenangkan sepagai Presiden Republik Indonesia tahun 2014,” kata Hary Tanoe.
Namun demikian, kerja sama ini tidak terbatas pada Pilpres saja. Melainkan juga kerja sama Pileg.
“Mau tidak mau pasti ada kerja sama Pileg juga di dalam praktiknya nanti,” kata dia.
Terkait pertemuan dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Hary Tanoe mengatakan itu dalam rangka penjajakan. Menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pilpres 2024.
“Akhirnya, putusan jatuh untuk bermitra kerja sama politik dengan PDI Perjuangan,” ujar Hary Tanoe.
Dia juga mengungkapkan tiga alasan Partai Perindo memilih bekerja sama dengan PDIP sekaligus mengusung Ganjar sebagai Capres pada Pemilu 2024. Pertama, PDIP dinilai sampai hari ini sebagai parpol paling siap mengusung capres lantaran memenuhi presidential threshold di atas 20 persen.
“Jadi, ada satu kepastian untuk kita memulai satu perjuangan,” ungkap HT.
Baca Juga:
Didukung Perindo, Ganjar Yakin Menang Satu Putaran
Kedua, PDIP dan Partai Perindo dinilai memiliki kesamaan filosofi dan ideologi serta landasan yang sama, yakni Pancasila dan berjuang untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
Ketiga, Ganjar Pranowo adalah figur capres yang sangat diterima masyarakat. Figur yang masih muda dan paling penting memiliki komitmen untuk melanjutkan pembangunan yang sudah baik saat ini.
“Termasuk disebut di dalam pidato beliau (Ganjar) IKN dan sebagainya. Jadi membangun suatu negara, continuity itu penting sekali. Itu adalah tiga hal yang melatarbelakangi kenapa kami pada akhirnya memutuskan untuk bekerja sama politik dengan PDI Perjuangan,” ungkapnya.
Pasca penandatanganan MoU dengan Partai Perindo, Megawati Soekarnoputri bertekad memenangkan Pemilu 2024 secara keseluruhan.
“Jadi, kalau tadi Pak Hary Tanoe tegas, lugas mengatakan, ya pasti saya mengatakan ayo kita kerja sama memenangkan Pemilu ini secara keseluruhan,” kata Megawati disambut tepuk tangan.
Bahkan, Megawati meminta partai politik yang menjalin kerja sama dengan PDIP untuk bekerja sama secara komplet, baik di Pileg, Pilpres maupun Pilkada.
Adapun, Ganjar Pranowo menyambut gembira kerja sama antara Partai Perindo dengan PDIP yang dinilai akan semakin menambah energi menuju Pilpres 2024. Dengan kerja sama tersebut, Ganjar juga berharap Partai Perindo lolos parlemen pada Pemilu 2024.
“Ya terima kasih ini bagian dari kerja sama yang membuat energi kita semakin banyak, karena makin hari makin banyak dukungan dari partai,” ujar Ganjar.
Ganjar Pranowo menambahkan dengan semakin banyak kerja sama partai politik yang terjalin, maka pembangunan yang sudah dilakukan selama 10 tahun atau dua periode kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo dapat terus dilanjutkan.
Baca Juga:
Perindo MoU dengan PDIP, Hary Tanoe Siap Menangkan Ganjar
“Ini bagian dari kerja sama dan gotong royong yang mudah-mudahan membuat kita semakin lebih kompak dan solid. Tentu saja harapannya ke depan menjadi kekuatan politik juga di parlemen,” kata Ganjar.
Ganjar Pranowo juga melihat Partai Perindo memiliki keunggulan. “Saya juga melihat Partai Perindo banyak dari tren survei naik,” ungkap Ganjar.
Penandatangan kerja sama politik antara kedua partai politik tersebut, dihadiri para elite partai politik, baik dari Partai Perindo maupun PDIP.
Rombongan DPP Partai Perindo yang hadir mendampingi HT, yaitu Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq dan Bendahara Umum DPP Partai Perindo Henry Suparman.
Tampak juga, Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo –yang juga merupakan Wamenparekraf RI. Ada pula, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Perindo Syafril Nasution.
Selain itu, Waketum DPP Partai Perindo Muhammad Ridho Ficardo, Waketum DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Waketum DPP Partai Perindo Boyke Novrizon dan Waketum DPP Partai Perindo K.H. Yusuf Mansur.
Selanjutnya, Ketua Bappilu Partai Perindo Jawa dan Bali Letjen TNI (Purn) Joni Supriyanto, Ketua Bidang Hankam dan Cyber Security DPP Partai Perindo Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Perindo Tama S. Langkun dan Ketua Bappilu Partai Perindo Bidang Media & Socmed Management Sylviana Pravita. [beq]






