Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu metode untuk mengetahui tingkat kecerdasan seseorang adalah melalui tes IQ. Mereka yang memiliki nilai IQ tinggi, biasanya dianggap sebagai orang yang pintar atau jenius.
Namun, jika anda belum punya kesempatan untuk melakukan tes pengukurn IQ, tenang saja. Sebab, banyak yang berpendapat bahwa IQ dari anak-anak kita bisa dilihat dari kebiasaan sehari-hari yang ia lakukan. Berikut ini beberapa ciri dan tanda anak memiliki IQ tinggi, perhatikan!
1. Daya ingat yang kuat
Hal pertama yang bisa menjadi indikasi anak memiliki IQ yang tinggi adalah kemampuan dalam mengingat sesuatu. Kalian bisa mencoba mengetesnua dengan permainan kata, lalu mintalah sang anak untuk mengulanginya kembali.
Menurut psikologi dan penulis bernama Packiam Alloway, “Ingatan kerja tidak hanya terkait dengan pembelajaran (dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi), tetapi juga untuk pengambilan keputusan dalam aktivitas sehari-hari.”
2. Kemampuan berbahasa di atas rata-rata
Beberapa anak mungkin masih kesulitan untuk berbicara dan masih dalam tahap belajar. Hal tersebut wajar mengingat setiap anak memiliki perkembangannya masing-masing.
Namun ketika sang anak didapati bisa berkomunikasi dengan lancar, bahkan penggunaan tata bahasa yang sangat bagus, maka mungkin anak tersebut tergolong memiliki IQ yang tinggi.
Kosakata yang digunakan pun beragam dan struktur kalimatnya juga lebih baik dibandingkan anak lain seusianya. Oleh karena itu, jangan sampai salah mengambil sikap dan menganggap anak bawel sok tua ya.
3. Senang beragumentasi
Ketika anak sudah lancar berkomunikasi, biasanya ia akan senang berdiskusi bahkan berargumentasi. Namun sayangnya, kemampuan ini malah seringkali membuat orang tua kewalahan dan beranggapan bahwa si anak bawel. Padahal ini bisa menjadi pertanda tingkat kecerdasan anak yang memang liar biasa.
4. Keterampilan membaca awal
Rata-rata, anak-anak yang sangat cerdas mulai membaca penglihatan sebelum usia empat tahun. Sementara kebanyakan anak-anak mendekati usia enam atau tujuh tahun baru bisa lancar membaca.
Ada banyak tahapan membaca, dan anak-anak harus belajar mengenali serta memahami kata-kata sebelum mereka dapat mulai belajar sendiri. Beberapa anak mungkin menemukan kesenangan membaca di kemudian hari, tetapi begitu mereka mulai membaca, anak-anak cerdas sering kali lebih terpikat.
5. Kreativitas dan imajinasi tinggi
Umumnya, orang tua selalu menganggap sepele kreasi dan imajinasi anak. Padahal, jika para orang tua anati, anak cerdas memiliki daya imajinasi yang berbeda dibandingkan anak lainnya. Biasanya berbentuk kreasi seperti gambar, tulisan, susunan balok, atau hal-hal kecil yang mungkin tak tampak seperti sebuah karya.
Apresiasi setiap kreasi yang dicipatakan karena itu artinya mereka cerdas untuk bisa menerjemahkan imajinasi tersebut melalui rangkaian kata dan bahasa tubuh. [mnd/tur]






