Sumenep (beritajatim.com) – H. Hairun, warga Desa Payudan Nangger, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep mengaku sempat mendatangi ‘orang pintar’ setelah kejadian api misterius di rumahnya.
“Saya ingin tahu, sebenarnya itu kejadian apa, kok bisa tiba-tiba ada api tanpa sebab yang muncul puluhan kali di rumah saya? Mangkanya saya pergi ke beberapa ‘orang pintar,” katanya, Sabtu (07/10/2023).
Ia menuturkan, menurut sejumlah ‘orang pintar’, api misterius itu merupakan ‘kiriman’. Namun tidak dijelaskan, kiriman dari siapa dan apa tujuannya. “Saya sendiri juga tidak tahu. Itu katanya ‘orang pintar’ yang saya datangi. Api itu kiriman,” ujarnya.
Percikan api itu muncul pertama kali membakar taplak meja di ruang tamu. Saat itu, Hairun, pemilik rumah, tengah duduk di kursi ruang tamu. Sekitar 20-30 menit berikutnya, api muncul di 6 titik yang berbeda. Ada yang membakar sofa, hiasan dinding, hingga tongkol jagung di dalam karung di belakang rumah. Keesokan harinya, percikan api tanpa sebab itu muncul lagi di 4 titik. Salah satunya menyambar tas yang tergantung di dinding.
“Kalau dihitung, mungkin sekitar 26 kali percikan api itu keluar. Ada yang di dinding, di dalam kamar, di ruang tamu, hingga di teras. Api tiba-tiba muncul tanpa sebab apapun dan tiba-tiba membesar dengan sendirinya, seperti disiram bensin,” ujarnya.
Hairun pun akhirnya mengeluarkan beberapa perabot rumah yang terbakar api misterius seperti sofa, kasur, hiasan dinding, dan beberapa barang lain. (tem/kun)
BACA JUGA: Percikan Api Misterius di Sumenep: Muncul Aroma Dupa dan Boneka Pindah Sendiri






