Surabaya (beritajatim.com) – Dalam beberapa kasus tertentu, perempuan bisa saja mengalami pendarahan setelah melakukan hubungan seksual dengan suami. Darah ini bukan disebabkan robeknya selaput dara yang selama ini dianggap sebagai tanda keperawanan. Keluarnya darah setelah hubungan seks pasti membuat perempuan mengalami kebingunan.
Lebih-lebih jika pendarahan tersebut terjadi bukan di siklus menstruasi. Darah yang keluar pun berbeda-beda kuantitasnya. Ada yang hanya berupa bercak-bercak kecil, ada pula yang sampai mengalir di antara kedua kaki. Jika anda pernah mengalami hal ini dan terjadi beberapa kali, ada baiknya anda membicarakannya pada dokter.
Berikut ini beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab terjadinya pendarahan setelah melakukan hubungan seksual.
Efek samping dari Menggunakan kontrasepsi
Salah satu manfaat utama dari kontrasepsi hormonal adalah kemampuannya untuk mengatur siklus menstruasi Anda. Dan hampir semua jenis kontrasepsi hormonal dapat menyebabkan bercak darah setelah berhubungan seksual. Namun, dampak yang lain juga bisa terjadi akibat efek samping menggunakan konstrasepsi seperti terkadang dapat menyebabkan atrofi yang signifikan, atau pengeringan pada vagina yang menyebabkan robekan pada pendarahan.
Infeksi menular seksual
Infeksi menular seksual dapat menyebabkan banyak gejala yang tidak menyenangkan, seperti salah satunya perdarahan pasca-seks, terutama jika infeksi menyebabkan peradangan pada serviks, yang disebut servisitis. Infeksi menular serviks seperti klamidia, gonore, dan trikomoniasis dapat menyebabkan servisitis, sehingga setiap bercak dapat disebabkan oleh salah satu infeksi umum ini.
Polip
Polip itu sendiri merupakan seperti jaringa atau sel yang tumbuh seperti tetesan air mata dari jaringan yang terbentuk di saluran reproduksi di leher rahim atau di dalam rahim, polip itu sendiri jinak dan ukurannya berbagai macam dari yang beberapa milimeter hingga beberapa centimeter. Adapun polip memiliki banyak pembuluh darah yang menjadi penyebabnya karena bisa berdarah jika terbentur, jadi akan ada sedikit darah setelah berhubungan badan.
Selain daripada diatas ada alasan lain yang menyebabkan pendarahan setelah berhubungan badan seperti kekeringan vagina yang menyebabkan robek, infeksi jamur, fibroid, kanker serviks. [ptr/tur]






