Surabaya (beritajatim.com) – Kecelakaan antara bus rombongan peziarah dan truk terjadi di ruas tol Dupak Surabaya arah Waru, tepatnya di KM 4-100/B, Sabtu (5/3/2022) pukul 11.45 WIB. Akibat kecelakaan tersebut tiga orang diyatakan tewas.
Dihubungi via telepon oleh beritajatim.com, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Eko Adi Wibowo menjelaskan, kecelakaan tersebut disebabkan oleh Burniat (51) yang tiba-tiba merebut kemudi bus yang dikendalikan oleh Tatang Heryana (61) asal Bandung.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kecelakaan-surabaya”]
Tatang yang kaget lantas tidak mampu mengemudikan busnya, sehingga menabrak pembatas jalan tol dan lompat ke jalur yang berlawanan. “Dari Palembang dalam acara ziarah walisongo. Bus dari Ampel hendak ke Trowulan. Saat di TKP, pelaku membanting stir bus hingga lompat ke jalur berlawanan. Lalu ditabrak truk dengan kecepatan tinggi,” ujar Eko saat dikonfirmasi, Sabtu (5/3/2022).
Akibat kecelakaan tersebut, Sujoni (47) yang mengendarai truk W 9948 NZ dan kernetnya Ujang (30) langsung tewas di tempat. Mereka terjepit badan truk. Sementara Burniat tewas di RS PHC Surabaya.
Sebelumnya, Korban Kecelakaan antara bus pariwisata dengan truk yang terjadi di ruas tol Dupak Surabaya arah Waru, tepatnya di KM 4-100/B, Sabtu (5/3/2022) pukul 11.45 WIB bertambah 1 orang. Kini, total 3 orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Selain itu 6 orang lainnya luka ringan hingga berat.
Dari informasi yang dihimpun beritajatim, Korban meninggal dan selamat langsung dilarikan ke RS PHC Surabaya. Hal tersebut dibenarkan oleh Public Relation RS PHC Surabaya, Irvan Prayogo. Kepada awak media ia menjelaskan, bahwa RS PHC menerima 9 korban, 3 meninggal dan 6 selamat. [ang/suf]





