Surabaya (beritajatim.com) – Platonic Relationship merupakan istilah yang digunakan pada hubungan antara dua orang dengan punya ikatan spesial cukup kuat, tapi tidak ada ketertarikan secara seksual di antara keduanya.
Dilansir dari Very Well Mind, dalam hubungan platonik kedua orang yang menjalani bisa terbuka dari semua hal, saling nyaman, dan merasa aman. Berikut ini beberapa ciri yang bisa dikenali.
Menerima Tanpa Syarat
Hubungan platonik itu mudah dijalani, karena individu yang menjalani memang mudah sekali menerima satu sama lain.
Hal ini terjadi karena hubungan tidak melibatkan perasaan, maka mereka yang punya hubungan sejenis ini juga tidak punya harapan lebih terhadap satu sama lain.
Taraf hubungan bukan pada percintaan, tetapi bisa dilakukan oleh lawan jenis dengan ikatan emosional yang kuat. Itu semua terjadi tanpa adanya syarat dan embel-embel.
Saling Memahami dengan Baik
Dua orang yang tengah menjalani hubungan ini punya ikatan yang kuat, oleh sebab itu mereka pun bisa saling paham satu sama lain dengan baik. Mereka juga bisa saling paham berkenaan dengan batasan pribadi masing-masing yang tidak boleh dilangkahi.
Menjunjung Tinggi Kejujuran
Meskipun tidak menjalani hubungan berdasarkan ketertarikan seksual, mereka yang punya kedekatan platonik untuk saling jujur pada satu sama lain.
Apalagi berkaitan dengan perasaan masing-masing. Hubungan tipe platonik ini juga berlandaskan kepercayaan yang kuat untuk satu sama lain, dan biasanya mereka akan dengan nyaman bercerita tentang masalah masing-masing.
Bebas Menjalin Hubungan dengan Orang Lain
Hal ini bisa terjadi lantaran tidak ada ikatan dan tidak berdasarkan ketertarikan secara seksual. Oleh sebab itu, mereka yang terlibat dalam hubungan ini saling memberi kebebasan terhadap satu sama lain untuk punya pasangan lain alias memiliki pacar sendiri-sendiri.
Kebanyakan orang menyebut hubungan platonik itu sebagai persahabatan tipe baru karena memang hubungan ini terjadi seperti layaknya hubungan persahabatan. Saling peduli, saling mengerti, saling memahami.
Hanya saja perbedaannya, hubungan platonik biasanya terjadi antara pria dan wanita. Hubungan platonik ini biasanya tidak egois.
Sehingga bila sampai terjadi ketertarikan secara romantis, justru akan membuat keretakan yang memicu hancurnya hubungan. (dan/ian)






