Mojokerto (beritajatim.com) – Aksi pengeroyokan yang sempat viral pada pertandingan sepak bola di Lapangan Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (9/6/2023) berakhir damai. Setidaknya ada dua kasus pengeroyokan yang terjadi dalam Hoja Putra Cup 2023 tersebut.
Aksi pengroyokan tersebut terjadi usai laga Delta Pandawa FC Sidoarjo melawan Cobra FC Jombang berakhir 2-1. Tensi pertandingan tinggi sejak babak kedua digelar, diduga karena kepemimpinan wasit Seno dianggap merugikan salah satu tim sehingga intimidasi dilakukan sejumlah suporter.
Suporter yang ada di lapangan sisi timur dan utara tersebut mengintimidasi wasit dengan kata-kata kasar. Diduga asisten wasit, Huri membalas dengan kata-kata kasar. Meski pertandingan masih berlanjut, namun saat peluit panjang babak kedua ditiup wasit, kemarahan suporter tidak bisa dibendung.
Meski panitia sudah membentengi official wasit untuk kembali ke bench (bangku) wasit. Namun diduga karena banyaknya supporter yang masuk lapangan sehingga asisten wasit lari dan dikejar puluhan suporter. Video pengroyokan yang dilakukan puluhan suporter terhadap asisten wasit tersebut viral.
Ada dua video yang beredar dan viral di media sosial (medsos), satu video berdurasi 22 detik dan satu video berdurasi 27 detik. Pemukulan juga dialami oleh salah satu pemain Delta Pandawa FC. Saat pemain menuju bench pemain, tiba-tiba salah satu pemain dipukul suporter dari arah belakang.
Pemain tersebut spontan membalas tanpa tahu suporter mana yang sebelumnya melakukan aksi pemukulan terhadapnya. Pasca kejadian, pihak Polsek Trowulan menjembatani dengan menggelar mediasi antara suporter dan pemain Delta Pandawa FC di Mapolsek Trowulan.
Wakil Ketua Panitia, Agung Andriono mengatakan, jika tensi pertandingan tinggi sejak babak kedua. “Kejadiannya setelah selesai pertandingan, iya sudah selesai. Panitia sudah sigap dengan membentengi asisten wasit namun malah lari sehingga dikejar supporter,” ungkapnya, Jumat (9/6/2023).
Menurutnya, panitia sigap membentengi asisten wasit lantaran melihat adanya intimidasi verbal yang dilakukan suporter di sisi timur-utara lapangan. Hal tersebut dibalas oleh asisten wasit dengan kata-kata kasar sehingga panitia dengan sigap membentengi asisten wasit hingga pertandingan selesai.
“Iya sudah diamankan panitia malah lari, mungkin karena takut banyak suporter yang masuk lapangan. Akhirnya dikejar, untuk kasus ini sudah ditanggani Askab PSSI Kabupaten Mojokerto, Komisi Wasit. Jadi aman. Sementara untuk pemukulan pemain Delta Pandawa FC dimediasi di Polsek Trowulan,” katanya.
Dalam mediasi yang dijembati TNI/Polri tersebut, salah satu pemain Delta Pandawa FC mengaku spontan memukul karena sebelumnya mendapatkan pukulan terlebih dahulu. Namun ia mengaku tidak tahu yang melakukan pemukulan sehingga membalas spontan.
“Jadi antara yang mukul sama yang dipukul, pemain ini tidak tahu. Iya, dari suporter ada luka memang. Untuk pemain Delta Pandawa FC baik-baik saja, dia juga bertanggungjawab membiayai pengobatan dan santunan. Mediasi ini berakhir damai, kalaupun tidak damai maka panitia yang akan memberikan sanksi,” jelasnya.
Agung menjelaskan jika pertandingan yang berlangsung mulai tanggal 11 Mei sampai 11 Juni 2023 tersebut, ada tata tertib dari panitia yang harus ditaati baik tim maupun suporter. Jika dalam mediasi tersebut tidak ada kata damai maka panitia akan memberikan saksi kepada kedua belah pihak yakni pemain dan suporter.
BACA JUGA:
Viral, Video Asisten Wasit Tarkam di Mojokerto Dikeroyok Supporter
“Sudah ada point yang menyebutkan pemain maupun suporter jika terlibat aksi keributan dan lainnya maka panitia akan memberikan saksi. Ada dua sanksi yang diberikan yakni denda dan diskualifikasi, ini sudah semi final. Minggu final tapi karena mediasi berakhir damai sehingga panitia tidak memberikan sanksi,” tegasnya.
Sebelumnya, pertandingan liga tarkam di Lapangan Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto berakhir ricuh, Jumat (9/6/2023). Video asisten wasit dikeroyok puluhan suporter berdurasi 27 detik viral di media sosial (medsos) Instagram. [tin/kun]
![Pengeroyokan Wasit yang Viral dan Pemukulan Pemain Delta Pandawa FC Sidoarjo di Mojokerto Berakhir Damai Mediasi yang dijembatani Polsek Trowulan pasca aksi pengeroyokan di Lapangan Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230609-WA0044_oTHITGr14W-e1686328251252-1024x593.jpeg)





