Ngawi (beritajatim.com) – Kondisi Mugi Basuki (36) warga Kabupaten Magelang yang diamuk massa di Ngawi membaik. Pihak kepolisian sudah bisa langsung memintai keterangan dari Mugi usai menjalani perawatan karena menderita luka – luka.
Dia nekat kabur usai menabrak seorang pengendara motor karena takut akan diamuk oleh warga sekitar lokasi kejadian yakni di Jalan Sudirman, Kecamatan Ngawi.
‘’Kondisinya sudah membaik. Kami sudah lakukan pemeriksaan. Semalam sempat dirawat di Puskesmas karena ada luka memar di beberapa bagian karena dipukuli warga,’’ kata Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Zainul Imam Safi’i di kantornya, Jumat (3/9/2021).
Imam mengungkap kalau Mugi mengaku takut dan memilih kabur karena takut dihajar massa usai tabrak pemotor. Hingga dia memilih kabur hingga ke hutan di kawasan Kecamatan Pitu. Beruntung dia segera diamankan petugas Satlantas Polres Ngawi meski sudah sempat diamuk dan mobilnya juga dirusak oleh warga yang ikut mengejarnya bersama polisi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tabrak-lari-ngawi”]
Polisi lantas curiga pada Mugi, lantaran mengendarai kendaraannya dengan kencang. Hingga, Mugi menjalani tes urin. Namun hasilnya negatif menggunakan alkohol.
‘’Dia mengaku sering lewat Ngawi untuk pulang ke Magelang. Pelaku seorang teknisi di Banyuwangidan bolak balik Magelang Banyuwangi tiap tiga bulan sekali,’’ terang Imam. (fiq/ted)






