Gresik (beritajatim.com) – Pengamanan sepak bola di laga lanjutan liga 1 yang mempertemukan Persebaya Surabaya kontra Dewa United yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Sabtu malam (15/4) tanpa kendaraan taktis (Rantis).
Sebelumnya di tempat yang sama duel klasik antara Persebaya kontra Persija Jakarta juga tanpa kendaraan anti huru hara.
Duel Persebaya melawan Dewa United dihadiri 3.459 suporter kedua tim. Dalam laga pengamanan itu, juga hadir Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra, anggota Polres, Kodim 0817, dan petugas pengamanan dibantu Pers Stewart, SSO serta Marshal Bonek.
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menuturkan, pertandingan antara Persebaya Vs Dewa United merupakan pertandingan terakhir liga 1 Tahun 2023. Tiket yang disediakan oleh panitia sebanyak 8000 tiket dan yang sudah terjual sebanyak 3.458 tiket.
“Jumlah penonton sedikit berkurang. Ini karena banyak suporter yang melakukan nobar, atau nonton bareng,” tuturnya, Minggu (16/04/2023).
Dengan berkurangnya jumlah penonton itu lanjut dia, tentunya sedikit mudah untuk melakukan pengamanan. Kendati demikian tidak boleh underestimate.
“Kami sudah melakukan pengamanan sebaik-baiknya, berdoa semoga pertandingan malam hari ini berjalan dengan aman dan tertib,” ujarnya.
Dalam pertandingan itu, Persebaya Surabaya mengalahkan Dewa United dengan skor 3-0 untuk kemenangan tim yang berjuluk Green Force tersebut.
Sementara itu, Presiden Klub Persebaya Azrul Ananda mengapresiasi kepada Kapolres Gresik, dan jajarannya yang telah membantu dalam pengamanan supporter. Khususnya, saat Persebaya menjamu Persija. Saat itu kedua suporter yakni Bonek dan Jakmania hadir di Stadion Gejos. Bahkan, bus Persija dikawal langsung dari stadion sampai hotel dengan aman dan tertib.
“Malam ini Persebaya Surabaya alhamdulillah menang, senang sekali saya. Saya juga memberi apresiasi pertandingan Persebaya melawan Persija. Sebab, pertama kalinya terjadi di Kota Gresik, dimana akan menjadi catatan sejarah sejarah tidak menggunakan rantis,” katanya.
Atas dasar itu, manajemen Persebaya memberikan penghargaan, dan cindera mata kepada Kapolres Gresik berserta jajarannya sebagai tanda terima kasih serta rasa hormat kepada jajaran anggota Polres Gresik yang selama ini telah memberikan pelayanan keamanan dalam pertandingan liga 1 di Stadion Gejos.
“Alhamdulillah atas bantuan dan kerjasamanya semua pihak baik panpel petugas pengamanan maupun para suporter, pengamanan pertandingan berjalan kondusif,” pungkas AKBP Adhitya Panji Anom. (dny/ted)






