Jember (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengusulkan penerbangan Kabupaten Jember-Denpasar diintensifkan setiap kali penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval. Hal ini tak hanya akan memperkuat JFC, namun juga mendongkrak sektor pariwisata di Jember.
“Gateway menuju ke luar itu tetap Bali. Bali bisa menjadi inkubator untuk daerah-daerah lain, sembari tetap memajukan Balinya itu sendiri,” kata Emil, dalam konferensi pers di Pendapa Wahyawibawagraha, usai menyaksikan Grand Carnival Jember Fashion Carnaval, Minggu (26//7/2026).
Pemerintah Kabupaten Jember telah merintis rute penerbangan Jember-Bali. “:Kita berharap, pemerintah akan diperkenankan menggunakan ruang anggaran secara kolaboratif, artinya pusat, provinsi, kabupaten, untuk mendukung dulu hidupnya rute penerbangan ini,” kata Emil.
Presiden JFC Budi Setiawan membenarkan, bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah kesiapan dan dukungan secara kolaboratif, khususnya dengan pemerintah daerah. Dukungan ini terkait infrastruktur dan kegiatan-kegiatan untuk menyambut tamu-tamu mancanegara.
“Sementara bagi kami di JFC sendiri tidak ada keraguan sediki tpun, adik-adik akan mampu menyiapkan karya-karya yang terbaik yang akan membanggakan Indonesia di mata dunia,” kata Setiawan.
Tahun ini JFC mengusung tema HEAL (Humanity, Earth and Life) pada 24-26 Juli 2026 dengan menampilkan empat acara karnaval, yakni Pets Carnival, WKC and Artwear Carnival, Wonderful Archipelago Carnival Indonesia, dan Grand Carnival. [wir/ian]






