Kediri (beritajatim.com) – Pasca identitasnya terungkap, MB suami dari ibu yang ditemukan meninggal bersama bayinya di kebun tebu di Kediri dibawa polisi.
Pria 29 tahun asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri itu dimintai keterangan polisi atas kematian istrinya RW (38).
Kabar pemeriksaan MB oleh kepolisian disampaikan oleh Kepala Desa Sukoharjo Kecamatan Plemahan, Ahmadi.
BBACA JUGA : Kronologi Terungkapnya Mayat Ibu dan Bayinya di Kediri
“Setahu saya suaminya dibawa ke Polres Kediri untuk dimintai keterangan. Karena diakan suaminya,” ucap Ahmadi, pada Senin (3/4/2023).
Sementara itu, ketika ditanya penyebab kematian RW, Kepala Desa Sukoharjo mengatakan, tidak mengetahui.
“Mohon maaf ya mas, kalau soal itu saya tidak bisa berkomentar karena saya juga belum tahu takutnya saya salah,” tutur Kades Sukoharjo.
BACA JUGA : Warga Kediri Temukan Mayat Pria Tanpa Busana Saat Mancing
Sebelumnya, identitas mayat perempuan yang ditemukan bersama bayinya di kebun tebu Dusun Pluncing Desa Siman Kecamatan Kepung Kabupaten terungkap.
Perempuan malang itu berinisial RW (28) warga Desa Sukoharjo Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri.
Orang yang pertama kali mengetahui adalah Daminto (47) warga Dusun Mulyorejo, Desa Kampungbaru, Kecamatan Kepung.
BACA JUGA : Mancing Ikan di Sungai Brantas Kediri, Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas
Pada saat itu, saksi sedang berteduh di gubuk tepi jalan persawahan. Lokasinya tak jauh dari lokasi penemuan mayat dikarenakan hujan.
Tiba-tiba ada orang tak dikenal pulang merumput dan memberi tahu jika di tengah tanaman tebu ada mayat orang. Kemudian saksi mendatanginya dan diteruskan ke Polsek Kepung. [nm/ted].






