Jakarta (beritajatim.com) – Salah satu Pendiri Partai Gelora Indonesia Sitaresmi Soekanto mengatakan, tokoh politik sudah saatnya melakukan transfer narasi ke generasi selanjutnya. Tokoh politik sebaiknya tidak mempertahankan iklim gerontokrasi dalam berpartai.
“Pemilu yang baik adalah pemilu yang mencerminkan kehendak rakyat,” ujarnya.
Dia mencontohkan, dalam Pemilu Turki 2023 merupakan bentuk kematangan dalam berdemokrasi di Turki, baik rakyat maupun sistemnya. “Kemenangan Partai AK Parti, partainya Recep Tayyip Erdoğan bagian dari penyelamatan Turki,” katanya.
Sitaresmi berpandangan, kematangan rakyatnya menjadi kunci dalam keberhasilan berdemokrasi di Turki. Sebab, Erdogan selalu mengedepankan dialog dengan masyarakatnya, dan mengatakan tidak bisa berjuang dengan melakukan hal-hal frontal seperti kudeta untuk melakukan perubahan.
https://beritajatim.com/berita-redaksi/ketua-umum-amsi-beritajatim-com-mampu-merawat-kepercayaan-dan-jaringan/
“Kehadiran AK Parti pimpinan Erdogan ini berhasil memodernisasi Turki, meski kontitusinya tetap sekuler, tetapi masyarakat sangat religius sekarang. Itu sebenarnya sudah terlihat ketika Erdogan menjadi Wali Kota Istanbul,” katanya.
Ia juga menilai AK Partai Turki contoh partai modern yang mampu menampilkan demokrasi yang sehat dan Islam yang damai di waktu yang sama.
“Perpecahan dan pembelahan politik selalu merugikan kita sendiri. Hal ini perlu selalu dihindari oleh semua pihak,” katanya. [hen/but]






