Pendidikan & Kesehatan

Ventilator Penuh Penyebab Tingginya Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang

Balai Kota Malang.

Malang(beritajatim.com) – Kota Malang memiliki angka kematian pasien Covid-19 yang tinggi dibandingkan angka kematian nasional. Rata-rata angka kematian pasien Covid-19 sebesar 2,9 persen. Sedangkan, angka kematian di Kota Malang sebesar 6,9 persen.

Ada beberapa faktor yang membuat angka kematian pasien Covid-19 di Kota Malang tinggi. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni menyebut, penuhnya ruang isolasi yang dilengkapi ventilator menjadi salah satu penyebab. Karena pasien yang datang ke rumah sakit dalam keadaan kritis, sedangkan ventilator penuh.

“Salah satunya ketersediaan ventilator. Ketika ada pasien yang butuh ventilator sementara ketersediaan di Kota Malang itu sudah penuh,” ujar Sri Winarni, Rabu, (13/2/2021).

Sementara untuk opsi penambahan ventilator diserahkan kepada Rumah Sakit rujukan yang ada. Sebab, penambahan ventilator harus diikuti dengan kemampuan tenaga medis dalam mengoperasikan alat tersebut. Apalagi jumlah tenaga kesehatan semakin hari jumlah terbatas karena jumlah pasien terus meningkat.

“Ini terkait dengan ketersediaan tempat, juga ketersediaan tenaga medis yang mengoperasionalkan. Tidak semua RS bisa mengoperasionalkan ventilator apabila tidak tersedia (tenaga medis) itu tadi,” kata Sri Winarni.

Dia mengungkapkan, sejauh ini di Kota Malang ada 7 Rumah Sakit Rujukan yang dilengkapi ruang isolasi bertekanan negatif dengan ventilator. Total berjumlah 34 ruangan, itu pun saat ini sudah penuh dengan pasien.

“Akhirnya, Rumah Sakit rujukan, dikoordinasikan dengan Rumah Sakit rujukan yang ada di kota lain yang tersedia,” tandasnya. (Luc/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar