Johor (beritajatim.com) – Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Andhega Wijaya, S.Pd. Jas.,M.Or. melaksanakan kerjasama Implementasi Kurikulum Merdeka Belaja dalam Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Kerjsama itu berupa penguatan kompetensi pedagogi guru-guru Sekolah Indonesai Johor Bahru (SIJB). Pelatihan dilkukan di SIJB Malaysia pada 18 Juli 2023 lalu.
Salah satu bentuk kerjasama yang dilakukan yakni melaksanakan PKM dengan memberikan pelatihan penggunakan Google Sites sebagai media pembelajaran. Materi yang disampaikan yakni pentingnya media pembelajaran di kelas dan mengimplementasikan pengembangan Google Sites dalam pembelajaran. Pesertanya guru setingkat SD dan guru SMP. Siswa SIJB merupakan anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Malaysia.
”Kami peserta sangat antusias mengikuti pelatihan, dikarenakan merupakan hal baru yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran seperti web khusus mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa SD. Pelatihan ini dapat divariasikan dalam berbagai bentuk seperti pembuatan perpustakaan digital untuk siswa SMP,” ujar Maya. salah satu guru SIJB.
Tak sendiri, Andhega ditemani Vicky Dwi Wicaksono, M.Pd selaku Ketua Tim PKM sekaligus narasumber pelatihan tersebut. “Penggunaan Google Sites dalam pembelajaran dapat menguntungkan siswa SIJB yakni dapat diakses dengan banyak platform” ujar Vicky Narasumber Pelatihan.
BACA JUGA:
2 Komunitas Seni Tradisional Kediri Unjuk Gigi di Malaysia Bawa Cerita Panji
Diketahui, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Kurikulum tersebut bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini dengan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter, dan kompetensi peserta didik. [fiq/but]






