Pendidikan & Kesehatan

Unesa Gelar Vaksinasi dan Berbagi Sembako untuk Warga

Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan program vaksin massal sebanyak 5.000 kuota untuk civitas akademika Unesa dan masyarakat umum di Graha Unesa, Jl. Citra Raya Unesa, Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya pada Selasa (03/08/2021).

Selain vaksinasi, Unesa juga memberikan bantuan 500 paket sembako untuk masyarakat yang kurang mampu, donor plasma, donor darah dan menyediaan tabung plus isi oksigen dengan harga terjangkau. Selain masyarakat umum, driver Gojek pun turut mendapat kuota vaksin plus paket sembako.

Program vaksinasi tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos., M.M, Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., MH., dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dr. Mohamad Dofir, SH., MH, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Heru Tjahjono, M.M. Selain itu, juga dihadiri oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, S.T., M.T, Boy Arno Muhammad Head of Government Relations Gojek area Jawa Bali, dan jajaran pimpinan Unesa.

Khofifah Indar Parawansa pada kesempatan itu mengapresiasi atas terselenggaranya acara vaksin massal dan berbagai bantuan untuk masyarakat itu. Menurutnya, vaksin tersebut dapat membantu pemerintah yang tengah menggalakkan percepatan program vaksinasi dan meminimalisir penyebaran covid-19 di tengah masyarakat. “Ini merupakan bagian dari ikhtiar kita bersama agar masyarakat Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya bisa sehat dan lekas jauh dari bahaya pandemi Covid-19,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi atas antusiasme dan semangat warga Jawa Timur untuk mendapatkan vaksin. Hingga saat ini, lanjutnya, sudah ada sekitar 7,8 juta warga Jawa Timur yang mendapat suntikan vaksin dosis pertama. Dari jumlah itu, sekitar 4,2 juta orang yang jatuh tempo untuk mendapatkan vaksin dosis kedua. Dalam waktu dekat, Pemprov Jatim rencanakan menyediakan 5.000 dosis vaksin lagi untuk Unesa. “Kita sudah koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, jika vaksin sudah siap, maka kami mohon disegerakan untuk mendapatkan dropping vaksin dosis kedua yang hari ini kebutuhan kita mencapai 4,2 juta orang,” ujarnya.

Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan., M.Kes., mengatakan bahwa kuota vaksin massal tersebut sebanyak 5.000 orang. Dari kuota itu, 2.000 kuota untuk masyarakat umum termasuk driver Gojek yang juga mendapat 250 kuota dan 3.000 kuota lainnya untuk mahasiswa dan civitas akademika Unesa. Ia menambahkan, karena antusiasime yang tinggi dari masyarakat, Unesa juga sempat membuka kuota lagi siangnya sebanyak 150 orang. “Kita sosialisasikan dan tidak sampai dua jam, kuota langsung penuh pendaftar. Ini luar biasa,” ujarnya.

Ia melanjutkan bahwa, program vaksin tersebut atas program kerja sama Satuan Mitigasi Crisis Center (SMCC) UNESA dengan banyak pihak, mulai dari Pemprov Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, hingga Rumah Sakit di Surabaya dan Puskesmas. “Semoga ikhtiar kita bersama ini dapat membantu pemerintah dalam memotong rantai penularan Covid-19 di tengah masyarakat dan mencapai kekebalan yang diharapkan bersama,” tukasnya.

Ia mengimbau, meski sudah mengikuti vaksin dosis pertama atau dosis kedua, masyarakat masih tetap harus menerapkan protokol kesehatan, menjalankan pola hidup bersih dan sehat, serta berolahraga sehat-bahagia secara berkala. “Pokoknya, ikut vaksin dan imbagi dengan peningkatan imun dan iman, biar kita semua aman dan selamat,” ucapnya.

Berdasarkan data hingga siang, ada sekitar 19 kantong darah dan 6 kantong donor plasma yang diterima tim di lapangan. Untuk tugas tersebut, SMCC bekerja sama dengan PMI juga melakukan sampling plasma sebagai identifikasi awal sebelum melakukan pendonoran plasma. Proses vaksinasi di Unesa berjalan lancar sesuai rencana. [but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar