Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) dan International Program in Digital Media (IPDM) UK Petra Surabaya memajang karyanya pada pameran Adiwarna 2023. Ada 37 karya yang dipamerkan dalam acara tersebut.
Kategorinya pun bermacam-macam, seperti graphic design, interactive media, brand innovation, campaign, community engagement dan thesis. Selanjutnya karya yang terpilih akan dibedah.
Seperti karya milik Stefanie Avrilia dengan judul Jalin Geni. Stefanie memanfaatkan limbah minyak taraf rumah tangga menjadi produk lilin dekoratif yang berbentuk jajanan tradisional Indonesia.
Stefani melihat bahwa sangat banyak minyak jelantah yang dibuang begitu saja ke saluran air dan tanah, sehingga merusak ekosistem. Padahal, itu masih bisa dimanfaatkan menjadi barang berharga.
“Bentuknya sengaja saya buat jajanan tradisional agar ekosistensi jajanan pasar ini tak hilang pada kalangan muda,” ujar Stefanie, ditulis Kamis (17/8/2023).
BACA JUGA:
Mainkan Musik Tradisional Tiongkok, Mahasiswa UK Petra Raih Juara di Beijing
Sementara Angela Bunardi, Ketua Adiwarna 2023 mengatakan, pameran tahun ini mengusung tema ‘ANTI. : The Afterwards’. Diharapkan peserta bisa memperoleh inspirasi dan membantu memberikan titik terang bagi masa depan.
“Judul ‘Antidot’ ini berarti anti titik atau anti selesai. Kami berharap peserta memiliki pemikiran bahwa pameran tugas akhir bukan akhir dalam berkarya. Malah ini menjadi awalan untuk para peserta terus berkarya tanpa batas,” katanya. [ipl/but]






