Pendidikan & Kesehatan

Covid-19 Ponorogo

Tambah 32 Kasus, Salah Satunya Bayi Usia 9 Bulan

Bupati Ipong Muchlissoni (foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Bayi perempuan berusia 9 bulan di Ponorogo positif Covid-19. Bayi yang berasal dari Kecamatan Sampung itu terkonfirmasi setelah hasil swab-nya positif. Bupati Ipong Muchlissoni mengungkapkan bayi dan ibunya pulang dari Kalimantan pada bulan Desember tahun lalu.

Saat di rumah Sampung mereka tidak kemana-mana. Nah, pada 15 Juli 2020, mereka melakukan rapid test karena akan kembali ke Kalimantan. “Hasilnya bayi itu reaktif dan ibunya non reaktif,” kata Ipong, Jumat (24/7/2020) sore.

Karena ada yang reaktif, akhirnya tim satgas melakukan swab kepada keduanya. Kemudain didapatkan hasil PCR bayi ini positif, sedangkan ibunya negatif. Menurut hasil tracing, selama di Sampung, bayi tersebut biasa diasuh oleh tetangganya.

Ternyata pengasuhnya ini memiliki riwayat dari luar kota. Saat ini bayi tersebut diisolasi di rumah sakit, tentu dengan ditemani ibu dan bapaknya. Khusus untuk pasien bayi ini, kata Ipong, mendapatkan pengawasan dan pemantauan intensif dari dokter.

“Jadi kemungkinan bayi ini tertular dari pengasuhnya tersebut. Sementara kami dapatkan 3 orang yang kontak erat dari bayi, termasuk pengasuhnya. Ini akan kami lakukan testing,” katanya.

Selain tambahan kasus positif dari bayi asal Sampung, tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo mengumumkan ada 31 kasus tambahan positif baru. Yakni sebanyak 28 dari santri Pondok Gontor Kampus 2, kemudian ada dua orang laki-laki masing-masing berusia 35 dan 8 tahun asal Desa Plosojenar Kecamatan Kauman.

Kedua pasien ini adalah kontak erat dari pasien nomor 124. Dan yang terakhir, laki-laki berusia 94 tahun asal Desa Bondrang Kecamatan Sawoo. Pasien tersebut akhirnya meninggal. Sementara hasil tracingnya, didapat kontak erat ada 8 orang. “Jadi total hari ini ada penambahan 32 kasus positif. Selain itu juga ada dua pasien yang dinyatakan sembuh,” pungkasnya. [end/suf]






Apa Reaksi Anda?

Komentar