Pendidikan & Kesehatan

Satgas Covid-19 Magetan Swab Antigen Warga Nongkrong di Angkringan

Seorang pengunjung angkringan di Magetan terjaring operasi yustisi dan menjalani swab antigen di tempat dengan hasil negatif, Rabu (14/7/2021)

Magetan (beritajatim.com) – Satgas Penanganan Covid-19 tak hentinya melakukan penindakan bagi warga yang masih bandel dan ngopi di siang bolong. Sesuai dengan Inmendagri 17/2021, semua warung kopi, restoran, dan sejenisnya hanya memberbolehkan pembeli membungkus makanan.

‘’Meski minim temuan kerumunan, kami tetap periksa kesehatan mereka secara acak,’’ ungkap Kasubbag Humas Polres Magetan, AKP Kuncahyo, kemarin (14/7/2021)

Kuncahyo menyebut kalau pihaknya yang berada di jajaran penegakan hukum Satgas Penanganan Covid-19 melakukan operasi yustisi setiap hari. Dengan waktu di siang hari, pihaknya berkeliling di wilayah Magetan kotauntuk melakukan pemantauan. Jika ditemukan ada tiga orang saja yang berkumpul, maka akan dilakukan penindakan.

‘’Yakni pemeriksaan swab antigen, hasilnya langsung segera diketahui saat itu juga’’ katanya.

Namun, sepanjang pekan kedua diberlakukannya PPKM Darurat itu, pihaknya memeriksa lebih dari 20 orang. Namun, hasilnuya negatif. Hasil operasi yustisi kemarin saja, terdapat sembilan orang yang menalani pemeriksaan Dinas Kesehatan yang turut ikut berkeliling bersama petugas Gakkum.

“Tapi hasilnya nihil, kami berikan surat hasil pemeriksaan tersbeut pada warga yang meminta,’’ katanya.

Dia membenarkan kalau sebelumnya di pekan pertama petugas melakukan pemeriksaan di malam hari. Namun, justru karena itulah Magetan masih dicap hitam karena terpantau ada aktivitas saat malam. Sehingga, petugas menggeser waktu operasi yustisi di siang hari.

‘’Kami sengaja menyasar ke warung – warung angkringan , hanya memberikan tindakan dan edukasi bagi warga yang masih ngopi atau makan di tempat untuk sebaiknya pulang, dan makanan bisa dibawa pulang,’’ katanya.

Kun menyebut untuk perkantoran di Magetan, pihaknya sudah memberikan edukasi. Sehingga, untuk yustisi sementara masih belum dilakukan. Pihaknya berfokus pada jumlah orang yang bekerja. Jika masih dinilai lebih dari minimum kapasitas dari regulais pihkanya kana memberikan teguran.

‘’Berikut dengan imbauan untuk tidak menyalakan AC dan menggantinya dengan kipas angin,’’ katanya.

Untuk operasi yustisi di wilayah Magetan akan dijadwalkan setiap hari. Namun, dengan waktu yang diacak. Bisa pagi ataupun siang menjelang sore. Untuk itulah dia mengimbau warga untuk tetap berada di rumah jika tak memiliki urusan mendesak yang mengharuskan untuk keluar rumah.

‘’Apalagi kerumunan, lebih dari tiga orang harus dibubarkan,’’ katanya. (fat/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar