Malang (beritajatim.com) – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menghelat rekrutmen bersama 2023. Agenda yang berlangsung di Aula Pertamina itu menghadirkan sebanyak 24 perusahaan Nasional yang salah satunya adalah Pertamina.
Rekrutmen bersama ini berlangsung selama 2 hari yaitu Senin (21/3/2023) dan Selasa (22/3/2023) yang dikhususkan bagi mahasiswa dan alumni Polinema. Nain Dhaniarti Raharjo, S.ST., MT., Ketua Panitia menjelaskan bahwa jumlah peserta keseluruhan sekitar 1500an lebih.
“Dari Google form adalah 1599 lebih, tetapi ini dari karena beberapa waktu itu sudah ditutup oleh. Kita layani untuk pendaftaran On The Spot. Jadi bagi adik-adik mahasiswa dan alumni yang berkenan hadir tetapi bisa datang langsung,” kata Nain Dhaniarti Raharjo.
Alumni yang ditargetkan adalah mereka yang lulus dua atau tiga tahun sebelumnya atau angkatan 2019 hingga 2022 . Menurutnya hal itu karena mengacu kebutuhan dunia industri dengan batas maksimal usia 30 tahun.
“Alumni dua tiga tahun mundur dari sekarang target utamanya. Tetapi kami tetap membuka sampai dengan batas waktu tergantung dari kebutuhan perusahaan. Biasanya batas umurnya 30 tahun, jadi misalkan melamar di atas itu tidak bisa memenuhi persyaratan karena maksimum 27 sampai 30 tahun. Kalau sudah angkatan lama kemungkinan sulit diterima,” ujarnya kepada beritajatim.com, Senin (20/3/2023).
“Perusahaan yang kami gandeng untuk mendapatkan target karena memang harapannya disini, maka perusahaan yang mau menerima dia fresh graduate kemudian yang mau menerima mereka untuk internship,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Direktur IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polinema, Ratih Indri Hapsari, ST., MT., Ph.D. menjelaskan, rekrutmen bersama atau job fair ini merupakan upaya dari untuk meningkatkan serapan alumni ke industri. Targetnya adalah mahasiswa, calon alumni dan alumni yang nanti bisa direkrut perusahaan.

“Pertama, untuk lulusan yang baru mulai dari lulusan 2022 sampai 2020 targetnya adalah mereka bisa langsung ketemu. Kami sudah minta agar perusahaan secara eksklusif menerima lulusan kami. Kedua adalah secara tidak langsung berkomunikasi dengan industri untuk mendapatkan input bagi alumni kami yang sudah bekerja di sana apa yang perlu diperbaiki dan juga untuk keberlanjutan kerjasama,” kata Wadir Polinema.
Indri Hapsari menambahkan, kerjasama Polinema dengan perusahaan dan industri juga terwujud dalam program MBKM. MBKM di Polinema meskipun secara parsial sudah berlangsung sejak tahun 2021. Di Polinema sudah melakukan rekonstruksi kurikulum agar menjalankan MBKM.
“Kami juga bergerak untuk menyiapkan secara internal dan eksternal dalam bentuk kerjasama dengan perusahaan Mitra yang bisa menerima PKL. Termasuk melalui program ini tidak hanya lowongan yang kita harapkan tapi juga tentang sesuatu yang eksklusif,” sambung dosen dari Program Studi Manajemen Rekayasa Konstruksi itu.
BACA JUGA:
Mahasiswa Polinema Juara di Ajang Polines Robotic Contest
Polinema Jalin Kerja Sama PT CBN
Kedepannya akan ada 3 sampai 4 kali agenda job fair yang diadakan Polinema dan terbuka bagi umum. Job fair itu diadakan pada periode wisuda yaitu bulan September. Melalui kegiatan rekrutmen bersama, Wadir IV Polinema berharap agar semakin banyak cara untuk meningkatkan keterserapan lulusan Polinema.
“Tentunya disamping itu juga dengan cara branding, silaturahmi ke industri, berkunjung untuk menyampaikan profil institusi. Tapi cara-cara itu kan tidak secara langsung bisa membuktikan. Melalui acara ini membuka kesempatan langsung datang langsung pada kami itu lebih efektif. Alumni langsung bertemu dengan industri, industri ketemu dengan sdm-nya,” ujarnya.
Ada tiga rangkaian kegiatan yang dilakukan pada rekrutmen bersama ini. Pertama karir talk yang diisi oleh Kilang Pertamina Internasional (KPI). Acara itu dalam rangka berkontribusi kepada penyiapan SDM Polinema jika ingin bekerja di Pertamina sebagai energi baru Pertamina.
“Kedua, kami mengundang Balai Latihan Kerja provinsi Jawa Timur untuk menyampaikan program latihan teknis yang bisa langsung disalurkan ke dunia industri ada di Jawa Timur Diharapkan alumni kalau tertarik bisa ikut karena tentunya penting,” jelas Ratih Indri Hapsari.
BACA JUGA:
Polinema Tawarkan Tiga Jalur Seleksi Masuk
Polinema Malang Lepas 25 Mahasiswa ‘Double Degree’ ke Tiongkok
Dua Prodi Polinema Raih Akreditasi Unggul LAM Teknik
Ketiga, pendampingan wirausaha yang sara institusi telah disosialisasikan, tetapi implementasinya baru dilakukan dua bulan mendatang. Kegiatan itu diperuntukkan bagi mahasiswa yang kurang minat di dunia industri tetapi tetap ingin berkarir dan berkarya sehingga wirausaha menjadi pilihan tepat.
“Terakhir adalah informasi beasiswa, jika mahasiswa ingin meningkatkan kompetensinya melalui jalur formal dengan beasiswa S2. Atau melalui jalur non degree melalui pelatihan dan sertifikasi. Itu tapi juga kami berikan infonya ada yang gratis dan berbayar sesuai dengan karirpad yang diinginkan mahasiswa dan alumni,” pungkasnya. [dan/but]






