Surabaya (beritajatim.com) – Perpustakaan Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya mengajak masyarakat, khususnya para mahasiswanya memaknai sumpah pemuda lewat pameran giant book.
Kepala Perpustakaan UK Petra Dian Wulandari mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya menumbuhkan rasa nasionalisme dan kebangsaan para pemuda, khususnya para Petranesian.
Pihaknya ingin, mahasiswa UK Petra Surabaya tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa di tengah segala perbedaan suku, ras, agama, dan budaya. Apalagi, saat ini tingkat individualisme juga meningkat. “Serta meningkatkan kepedulian di tengah penggunaan teknologi informasi yang cenderung membuat individualisme semakin meningkat,” kata Dian, Jumat (27/10/2023).
Giant Book Photobooth berjudul ‘Buku Besar Pemuda Masa Kini’ dibuat berukuran 2 x 2,44 meter dengan tebal 60 sentimeter. Selain pameran giant book, di sana juga digelar kompetisi Creative Adv, menulis essay.
Salah satu karya Creative Adv yang menarik adalah milik Liem Abigail Indira Salim. Mahasiswi DKV itu membuat karya berjudul ‘Mengikat Perbedaan. Melangkah Bersama’. Idenya itu diambil dari peran tali sebagai pengikat dua bagian kanan dan kiri pada sepatu.
Abigail memilih gambar sepatu warna merah dan bagian kirinya diberi warna putih yang melambangkan identitas Indonesia. Uniknya, tali sepatu digantikan dengan ikatan tangan yang menandakan perjanjian dan sumpah yang tidak dapat terputus.
Sementara di bagian lidah sepatu diberi warna biru sebagai gambaran perairan di Indonesia yang terdapat banyak pulau di dalamnya, namun tetap satu kesatuan meski terpisah-pisah. “Sama halnya dengan Sumpah Pemuda. Sebagai generasi muda, kita harus mengingat Sumpah Pemuda dan mengikat perbedaan, agar tercipta kesatuan yang membantu seluruh lapisan masyarakat Indonesia melangkah bersama untuk mencapai cita-cita bangsa. Ketika kesatuan dan persatuan mulai pudar, di situlah Sumpah Pemuda berperan sebagai pengingat,” tuturnya.
Pameran yang berlangsung selama sebulan itu dibuka dengan aksi menggambar dari sejumlah mahasiswa DKV untuk mengajak pengunjung mengekspresikan pemikirannya tentang sumpah pemuda. [ipl/kun]
BACA JUGA: UK Petra Surabaya Punya Alat Lateral Hydraulic Jack, Mahasiswa Bisa Simulasi Beban Gempa






