Pendidikan & Kesehatan

Perang Melawan Wabah DBD, Warga Satu Desa di Kediri Gerakan PSN Serentak

Kediri (beritajatim.com) – Ratusan warga Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri menggelar aksi pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara serentak, Senin (21/1/2019). Aksi ini sebagai bentuk perang melawah bawah penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang telah merenggut sembilan nyawa warga Kabupaten Kediri.

Masyarakat menggalakkan kerja bakti 3M Plus. Diantaranya, membersihkan lingkungan, membuang sampah, menguras kamar mandi, menutup penampungan air serta menimbun kaleng bekas.

Gerakan perang melawan demam berdarah ini melibatkan Puskesmas Grogol. Petugas medis bersama kader pemantau jentik (jumantik) memeriksa keberadaan jentik nyamuk aedes aegypti dimungkinkan berkembang biak di tempat penampungan air, seperti kamar mandi, tempat minum burung peliharan dan kolam air di tempat ibadah.

Dari pemeriksaan bak penampungan air memang terdapat jentik nyamuk, tetapi dalam jumlah sedikit. Menurut dr. Arni Sufilianti, selaku Kepala Puskemas Grogol, temuan jentik jamuk tersebut akan dilakukan kajian lebih lanjut.

“Secara umum, masyarakat sudah memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungannya. Meskipun tadi kita temukan jentik nyamuk, tetapi hanya di beberapa titik. Akan kita lakukan evaluasi, kemudian kita sosialisasikan lagi tentang gerakan PSN serentak,” kata dr. Arni Sufiliani.

Menurut pihak Puskesmas Grogol, perlu adanya program ikanisasi atau memelihara ikan di kamar mandi sebagai pemangsa jentik nyamuk, serta meguras dan menggantia air di kamar mandi secara rutin.

Terpisah, Kepala Desa Datengan Dariono mengatakan, gerakan pemberantasan sarang nyamuk secara serentak ini dapat memperkecil ruang perkembang biakan jentik nyamuk. Sebagaimana catatan pemerintah desa, bila saat ini ada beberapa warganya yang mulai terjangkiti penyakit demam berdarah.

“Memang ada satu dua orang warga kami yang kini mulai terjangkiti demam berdarah. Tetapi, bila dibandinghkan dengan desa lain, jumlahnya masih relatif sedikit. Meskipun demikian, kita melakukan gerakan PSN secara serentak ini dalam rangka mengatasi masalah demam berdarah tersebut. Kita putus rangkai penyebaran DB,” tegas Dariono.

Sejak awal januari lalu, ratusan warga Kabupaten Kediri terkena wabah penyakit DBD dan sembilan warga dinyatakan meninggal dunia. Sehingga perlu adanya aksi pencegahan dengan pola hidup bersih dan PSN. Pemkab Kediri melalui Dinas Kesehatan juga melakukan fogging sebagai tindak lanjut dari permintaan masyarakatnya setelah ada yang dinyatakan positif DB. [nng/ted].





Apa Reaksi Anda?

Komentar