Probolinggo (beritajatim.com) – Pemkab Probolinggo melakukan Gerakan Bersama Tebas Jentik atau Gema Tjantik. Gerakan ini untuk menekan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Instruksi tersebut melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unit pelaksana teknis di bawahnya, pemerintah kecamatan, serta desa/kelurahan. Lalu nantinya pada setiap struktural menunjuk 1 atau lebih staf yang bertanggung jawab sebagai Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di lingkungan instansinya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Probolinggo, Dewi Vironica, menjelaskan bahwa puskesmas di setiap wilayah tersebut telah diminta untuk menginisiasi gerakan bersama tebas jentik sesuai dengan instruksi Bupati. Gema Tjantik melibatkan pemantauan terhadap jentik nyamuk di semua tempat penampungan air baik di dalam maupun di luar rumah.
“Sebagai tindaklanjut dari Instruksi Bupati Probolinggo ini, kita sudah meminta seluruh puskesmas untuk memulai dengan melakukan gerakan bersama tebas jentik,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Dewi Vironica.
BACA JUGA:
Membandel, APK dan APS di Kota Probolinggo Dilepas Paksa
Kegiatan Gema Tjantik mencakup beberapa kegiatan dalam membersihkan bak air dan menyikat dindingnya untuk menghilangkan telur nyamuk yang menempel, mengubur botol bekas yang tidak digunakan, menaburkan larvasida (abate) pada penampungan air yang tidak dapat dikuras, serta mengubur botol bekas yang tidak digunakan. Semua aktivitas tersebut bertujuan untuk menghindari terbentuknya genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.
BACA JUGA:
Pembelajaran Rangkap di Probolinggo Dituangkan dalam Film ‘Niti Kaweruh’
Instruksi Bupati juga menekankan pentingnya pencatatan dan pelaporan kegiatan Gema Tjantik setiap minggu oleh penanggungjawab Jumantik. Laporan tersebut akan disampaikan kepada Kepala OPD/instansi dan selanjutnya dilaporkan ke Sekretaris Daerah.
Gema Tjantik merupakan upaya konkret untuk mencegah penyebaran penyakit DBD di wilayah Kabupaten Probolinggo. “Kegiatan ini merupakam lanhkah konkret dari Pemkab Probolinggo dalam menumpas habis jentik di rumah warga,” tutupnya. [ada/beq]






