Mojokerto (beritajatim.com) – Wajah kampus STIDKI Ar Rahmah Pacet, Mojokerto akan berbeda dalam waktu-waktu ke depan. Kampus ini kini telah memiliki masjid yang diberi nama Masjid Ibadurrahman.
Peresmian Masjid Ibadurrahman dihadiri lebih dari 400 undangan. Di antaranya Ketua Umum Robitoh Alawiyah Habib bin Abdul Qadir Assagaf dan sejumlah ulama serta unsur pemerintah yang diwakili Asisten Administrasi Gubernur Jawa Timur.
“Masjid ini kelak akan menjadi bibit taman-taman surga,” ujar Habib Taufik bin Abdul Qadir Assagaf saat memberikan taujiah peresmian Masjid Ibadurrahman.
Habib Taufik menuturkan, masjid punya peran sentral untuk menyatukan umat. Sehingga harus dibangun atas dasar Lillah.
“Memikirkan maslahat umat juga bagian dari keimanan,” kata dia.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Panen Raya Jagung Varietas Unggul Asli Ponorogo
Salah satu undangan, KH Muhammad Sholeh Drehem, mengungkapkan Masjid Ibadurrahman ini menjadi tempat yang nyaman menyatukan umat. Dia berharap masjid ini menjadi laboratorium bagi mahasiswa STIDKI Ar Rahmah.
“Kelak akan lahir dari masjid ini para imam yang alim dan mampu menjembatani dan mendamaikan umat dengan ilmu agama yang mumpuni,” ujar Kiai Sholeh.
Sementara, Asisten Administrasi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Akhmad Jazuli menyampaikan Gubernur sangat mengapresiasi kehadiran kampus STIDKI Ar Rahmah di Jatim. Menurut Khofifah, terang Jazuli, STIDKI Ar Rahmah sangat memperhatikan persoalan umat.
Baca Juga: Khofifah Resmikan Rumah Restorative Justice Sekolah
“Jika ingin rekreasi dan wisata religi, di Masjid Ibadurrahman saja,” kata dia.
Para Habaib serta para Alim Ulama mengharapkan kehadiran STIDKI ini menjadi barokah dan memperjuangkan dakwah kemaasjidan
Acara peresmian Masjid Ibadurrahman dan Peletakkan Batu pertama STIDKI Ar Rahmah diakhiri dengan Penandatanganan MoU oleh STEI Riyadul Jannah Mojokerto dan UII Dalwa Bangil. [beq]






