Pendidikan & Kesehatan

Mahasiswa FKG Kuliah Praktek Pakai Hazmat

Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG Unair) menggelar perkuliahan secara hibrid yang menggabungkan perkuliahan tatap muka dan jarak jauh.

Sebanyak 20 mahasiswa profesi pun melakukan kuliah praktek prosedur Gingivektomi terhadap makenin di ruang simulator. Selama pandemi Covid-19 ini FKG ternyata telah melakukan metode pembelajaran hibrid sejak pertengahan tahun 2019. Hal ini dilakukan karena perkuliahan praktek bagi mahasiswa FKG sangat dibutuhkan.

Untuk itu, Dekan FKG Dr Agung Sariawan drg M.Kes. membuat program belajar yang terbagi menjadi 3 grade, yakni; Grade A (pembelajaran daring untuk pembekalan materi), Grade B (pembelajaran hibrid, daring dan luring untuk pembekalan praktek manekin), dan Grade C (pembelajaran Luring untuk pembekalan praktek di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unair dengan subjek pasien).

“Untuk grade A dan B kami sudah sediakan fasilitas yang sekiranya bisa digunakan untuk praktek yang semirip mungkin dengan praktek terhadap pasien. Seperti manekin dan ruang simulator,” ujar Dr Agung.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah inovasi pembelajaran saat pandemi. Pasalnya semua pembelajaran dialihkan menjadi daring, padahal mahasiswa FKG membutuhkan praktikum untuk melatih kompetensi mereka. Selama praktikum pun mahasiswa diwajibkan untuk memakai Alat Pelindung Diri (APD) berupa Hasrat dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Mereka (grade A dan B) dijadwalkan agar bisa praktek tidak hanya di RSGM saja. Mahasiswa juga kami latih terbiasa dan menggunakan APD dengan benar,”urainya.

Praktikum grade C baru dilakukan pada awal 2021 setelah gedung RSGM selesai dimodifikasi. Semua pasien di RSGM juga sudah di swab antigen terlebih dahulu sebagai upaya memberikan pengamanan pada pasien dan mahasiswa.

“Mereka yang praktik di RSGM juga divaksin oleh dinkes sehingga lebih aman. Dan yang praktek di RSGM hanya untuk mahasiswa menjalani profesi dan mengambil spesialis. Kemudian kami inovasikan pembelajarannya. Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unair kami modifikasi menjadi ruangan negatif presure untuk praktek mahasiswa dan wajib pakai APD,” urainya.

Kehadiran dosen juga disesuaikan, jika dosen masuk kategori lansia maka akan mengajar secara online. Sementara yang mengajar secara luring harus memakai APD.

“Pembelajaran tahun 2021 rencananya juga ada peningkatan mahasiswa sesuai proyeksi kebutuhan dokter gigi dan lulusan kami. Sehingga kami juga menambah ruangan praktikum. Pembelajaran daring juga akan disesuaikan dengan sistem blended learning,” urainya.

Mahasiswa FKG yang sedang mengikuti praktikum dengan manekin, Ni Wayan Eka Damayanti mengungkapkan dirinya memang perlu banyak beradaptasi dalam pembelajaran pandemi ini. Termasuk dengan ketentuan wajib memakai hazmat selama praktikum atau bertemu pasien.

“Kalau sebelum pandemi ini kami bisa leluasa praktikum, sekarang harus bergantian dengan teman lain. Saat teman lain yang praktikum, saya diskusi dan mengamati lewat zoom dengan dosen,” urainya.

Iapun bersyukur sudah bisa melatih kemampuannya dalam praktikum menggunakan manekin. Pasalnya tahun ini merupakan tahun terakhirnya mengambil profesi, sehingga ia butuh banyak latihan menangani pasien. [kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk