Kediri (beritajatim.com) – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Kediri menggelar seminar bertajuk ‘Jihad Santri dalam Era Transformasi Digital’ di ruang Kilisuci Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, pada Sabtu (25/11/2023).
Ketua Pengurus Cabang (PC) ISNU Kabupaten Kediri Solihuddin, MPd mengatakan, kegiatan seminar ini merupakan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) dan Harlah ISNU ke-24 tahun 2023.
“Kami menggelar berbagai kegiatan selama 2 bulan mulai Oktober sampai November 2023,” ujar Solihuddin disela-sela acara.
Masih kata Solihuddin, ada 7 rangkaian kegiatan HSN dan Harlah ISNU ke-24. Pertama, acara Simposium Perekonomian Pesantren bersama Ma’had IAIN Kediri, pada 27 Oktober 2023 lalu.
Kemudian, Lomba Tenis Meja dalam rangka merawat kebersamaan dengan PC ISNU se-Kabupaten Kediri, pada 12 Novemver 2023 di Purwotengah, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

Selanjutnya, Pelatihan Public Speaking di EECC Kampung Inggris Pare, pada 18 November 2023, Donor Darah di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, pada 19 November 2023 dan Lomba Cover Mars ISNU.
Baca Juga : Peringatan Harlah ke-23, PC ISNU Kabupaten Kediri Gelar Kejuaraan Pencak Silat
“Pagi ini, final lomba penulisan esai tingkat pelajar dan mahasiswa se-Jatim, tapi ternyata pesertanya se-Indonesia, UGM, UNESA, UIN Malang dan lain-lain,” jelas Solihuddin.
Masih kata Solihudin, usai final lomba penulisan esai, dilanjutkan dengan Seminar Jihad Santri dalam Era Transformasi Digital dengan narasumber Gus Ahmad Kafabihi Mahrus dari Ponpes Lirboyo Kediri dan Ning Nabila Anwar dari Ponpes Al-Amien, Ngasinan, Kota Kediri.
Khusus kegiatan seminar, ungkap Solihuddin, ISNU sengaja mengangkat tema tentang remaja dan menghadirkan dua narasumber yang tengah digandrungi yaitu, Cak Mad dari Ponpes Lirboyo dan Ning Nabila dari Ponpes Al Amin.
“Temanya tentang santri. Bagaimana ke depan santri dalam menghadapi era digital. Ini juga sesuai dengan tema lomba penulisan esai, bahwa santri tidak hanya serta merta mengurus kitab kuning, menghafal, tapi juga harus melek digital dan ini menjadi hal baru,” jelas Solihuddin.
Kemajuan teknologi, terus Soluhuddin, jangan sampai membaut santri tertinggal. Itu sebabnya, ISNU memberikan wadah kepada IPNU, IPPNU, pemenang lomba penulisan esai serta anggota ISNU Kabupaten Kediri untuk ikut dalam seminar ini dengan jumlah peserta mencapai 100 orang.
Ketua PCNU Kabupaten Kediri KH Mohammad Ma’mun mengapresiasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh ISNU dalam rangka menyambut HSN 2023. Menurutnya, apa yang dilakukan ISNU sangat positif dalam bidang keilmiahan.
“Ada semacam cita-cita upgrade ilmu, bagaimana menggali potensi agar bisa mencuat, perlu hal -hal terobosan seperti ini,” tegas Gus Ma’mun, sapaan akrab Ketua PCNU Kabupaten Kediri ini. [nm/ted]






