Gresik (beritajatim.com)– Kasus bullying, pelecehan seksual, dan intoleran di lingkungan pendidikan masih kerap terjadi. Guna menghapus tiga kasus tersebut, forum komunikasi transisi pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Gresik dikukuhkan.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S. Hariyanto menuturkan, pembentukan forum komunikasi itu dimaksudkan agar tersosialisasi ke seluruh masyarakat.
“Dalam wadah itu, ada tiga program penting yang diketahui oleh sekolah. Pertama, menghilangkan tes calisting, masa orientasi dua pekan, dan pembelajaran yang membangun enam kemampuan fondasi anak,” tuturnya, Selasa (18/7/2023).
Ia menambahkan, terkait dengan itu dirinya mengajak para pemangku kepentingan. Untuk bersama-sama memerangi bullying, pelecehan seksual dan intoleran di lingkungan pendidikan. “Tiga ini harus kita perangi untuk menuju sistem penyelenggaraan pendidikan yang bermutu, berkualitas dan inovatif,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Fandi Akhmad Yani atau akrab dipanggil Gus Yani mengatakan, transisi anak dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) perlu diperhatikan oleh guru dan orang tua.
“Transisi PAUD-SD merupakan proses perpindahan peran anak sebagai peserta didik PAUD menjadi peserta didik SD. Serta penyesuaian diri anak dengan lingkungan belajar baru,” katanya.
Bupati milenial itu menjelaskan transisi PAUD- SD perlu diperhatikan. Ini karena PAUD sebagai pondasi jenjang pendidikan dasar yang membutuhkan kesinambungan stimulasi sosial emosional, bahasa motori, dan kognitif hingga kegiatan pembelajaran di jenjang berikutnya.
“Penyelarasan ini bertujuan agar praktik-praktik pembelajaran di SD agar dapat mendukung pembelajaran di PAUD dan sebaliknya,” ungkapnya.
Setelah pengurus dikukuhkan lanjut dia, artinya kita mempunyai tanggungjawab bersama dan punya peran strategis dalam membuka sistem PAUD yang menyenangkan. Ini harus terus kita sosialisasikan hingga pelosok desa baik di daratan maupun kepulauan. “Mudah-mudahan forum komunikasi masa transisi PAUD-SD menciptakan generasi yang unggul dan berkembang,” pungkasnya. [dny/kun]
BACA JUGA:






