Pendidikan & Kesehatan

Dinkes Jatim Akan Tegakkan Protokol Kesehatan di Bangkalan

Kepala Dinas Kesehatan Jatim (Kadinkes Jatim) dr Herlin Ferliana

Surabaya (beritajatim.com) – Kasus positif virus Covid-19 melonjak naik di Pulau Madura, khususnya di Bangkalan. Bahkan sudah ada RSUD yang menutup sementara IGD-nya karena terlalu banyak menampung pasien COVID-19.

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Jatim, per 5 Juni 2021, kasus kumulatif COVID-19 di Bangkalan sebanyak 1.754 kasus. 1.520 dinyatakan sembuh, 178 meninggal dunia dan sebanyak 56 pasien masih dirawat. Dalam peta risiko merupakan daerah berstatus kuning atau zona risiko rendah.

Terkait hal itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengirimkan surat ke enam rumah sakit di Surabaya agar bersiap menerima rujukan pasien Covid-19 dari Bangkalan yang sedang mengalami peningkatan kasus corona.

Rumah-rumah sakit yang tertera dalam surat bernomor 005/8737/102.4/2021 yakni, RSUD Dr Soetomo, RS Universitas Airlangga, RS Haji Surabaya, RS PHC, RS Adi Husada dan RS Al Irsyad.

“Rumah sakit yang dekat Bangkalan. Pokoknya yang jangkauannya mendekati Bangkalan,” ujar Kepala Dinkes Jatim Herlin Ferliana, dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (7/6/2021).

Selain jarak, lanjut Herlin, kondisi ketersediaan kamar atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah-rumah sakit rujukan Covid-19 di Surabaya masih sangat memadai.

“Kondisi (BOR) Surabaya relatif bagus sebetulnya, tapi kita harus menyiapkan menerima (pasien) Bangkalan ini,” ucap Herlin, Senin (7/6/2021).

Untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan, Dinkes Jatim dan Dinkes Kabupaten Bangkalan akan melakukan screening. Pihaknya akan memisahkan yang sudah terjangkit dan yang belum.

“Screening untuk memisah positif dengan negatif. Yang positif pun akan kami pisah lagi. Yang tidak ada gejala, kami letakkan di rumah sakit darurat, yang gejala ke RS,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan memperketat pengawasan penegakan protokol kesehatan di daerah Madura. Dinkes Jatim menduga selama ini, masyarakat Bangkalan banyak yang abai pada penggunaan masker. (ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar