Pendidikan & Kesehatan

2.000 Dosis Vaksinasi Serentak Pesantren dan Rumah Ibadah di Kota Mojokerto

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan bersama Forkopimda Kota Mojokerto memantau vaksinasi merdeka. [Foto: istimewa]

Mojokerto (Beritajatim.com) – Secara serentak, Polresta Mojokerto juga menggelar vaksinasi ke pondok pesantren (ponpes) dan rumah ibadah di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Ada tiga lokasi, yakni di Pondok Pesantren Al Hikmah LDII, Masjid Agung Alfattah dan Gereja GBI Rock Kota Mojokerto.

Vaksinasi Merdeka di ponpes dan rumah ibadah di wilayah hukum Polresta Mojokerto dipantau langsung Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan bersama Forum Pimpinan Kepala Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto. Ada sebanyak 2.000 dosis disuntikkan di tiga lokasi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Mojokerto emberikan bantuan sosial kepada 50 perwakilan santri maupun komunitas lokal. Pelajar, mahasiswa maupun masyarakat yang tergabung dalam komunitas lokal turut menjadi peserta vaksinasi serentak yang digelar Polresta Mojokerto.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, sasaran yang divaksin dalam kegiatan tersebut adalah pelajar, mahasiswa maupun masyarakat yang tergabung dalam komunitas lokal. “Baik itu masyarakat yang bekerja swasta atau negeri, semua kita layani,” ungkapnya, Selasa (7/9/2021).

Masih kata Kapolresta, total keseluruhan dosis yang digunakan selama kegiatan vaksinasi serentak mulai tanggal 6, 7, dan 11 September sebanyak 8.500 dosis. Pihaknya mentargetkan 70 persen masyarakat di wilayah Polresta Mojokerto sudah tervaksin.

“Target kita 70 persen dari jumlah penduduk supaya bisa tercipta herd immunty (kekebalan kelompok). Itu target kita, serta menjadi target pemerintah pusat dan kita akselerasi dengan alokasi vaksin yang kita terima. Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap disiplin protokol kesehatan juga sudah bagus,” katanya.

Menurutnya protokol kesehatan di masa pandemi menjadi penting karena tidak hanya vaksin dan tidak hanya adanya pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saja. Tetapi semua harus berjalan secara simultan, meski diakui masih ada satu, dua yang melanggar namun harus diingatkan.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Mojokerto, Ipda MK Umam menambahkan, Urkes Polresta Mojokerto sejauh ini menerima 21.910 dosis vaksin Sinovac dan 400 dosis vaksin AstraZeneca. “Dari total tersebut sudah digunakan 21.838 dosis untuk vaksin Sinovac dan 400 dosis untuk vaksin AstraZeneca,” tambahnya. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar