Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro hingga tutup tahun 2021 mampu merealisasikan pendapatan melampaui target, yakni 122,78 persen. Dari target pendapatan daerah sebesar Rp4,2 triliun, terealisasikan sebesar Rp5,2 triliun.
“Jadi dari sisi pendapatan telah terlampaui karene prosentasinya 122,78%,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah, Sabtu (1/1/2022).
Pendapatan daerah tersebut berasal dari berbagai sumber, diantaranya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan transfer dari pusat pada tahun 2021. PAD daerah melampaui target yakni mencapai 104 persen dan dana transfer melampaui target 129.89 persen.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-bojonegoro”]
Awalnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro menargetkan pendapatan pajak sebesar Rp112 miliar, namun realisasinya mencapai Rp136 miliar. Sedang untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga melampuai target, dari Rp912 miliar dapat direalisasikan Rp952 miliar.
“Alhamdulillah berkat dukungan serta motivasi dari pimpinan dan kerja keras serta komitmen seluruh OPD target terpenuhi,” pungkasnya. [lus/ted]






