Surabaya (beritajatim.com) – Pemprov Jatim terus mendorong kompetensi dan sertifikasi bagi para perawat agar dapat bersaing di tingkat global. Kompetensi itu, salah satunya menguasai berbagai macam teknologi.
Mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Jatim Benny Sampirwanto mengingatkan, ke depan tantangan bagi perawat semakin berat.
“Para asosiasi, pengajar harus menyiapkan. Karena perawat harus siap dengan perkembangan teknologi, seperti IoT dan artificial intelligence. Semua itu perlu dikuasai oleh perawat,” ujar Benny, Kamis (9/11/2023).
Benny menjelaskan, kompetensi yang perlu dimiliki oleh perawat adalah soft skill dan attitude. Menurutnya, dua hal tersebut yang dibutuhkan untuk mewujudkan perawat yang profesional dan berdaya saing global.
“Jadi, kita ini konteksnya sudah bicara tentang global. Kalau tenaga asing bisa masuk di tempat kita, kita juga harus bisa masuk ke luar negeri. Ini yang perlu kita siapkan kompetensinya,” jelas Benny.
BACA JUGA:
Rektor Universitas Jember Tantang Lulusan Fakultas Keperawatan Go International
Sementara itu, Yitno, Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPViKI) Regional Jatim mengungkapkan, sudah banyak perawat asal Jatim yang berkarir di luar negeri, seperti Jepang dan Timur Tengah.
Hanya saja, saat ini Jatim belum bisa memenuhi kebutuhan perawat luar negeri tersebut. Kata dia, saat ini di Jatim ada sekitar 413 instansi pendidikan tinggi keperawatan. Tapi, jumlah itu juga masih belum mampu memenuhi kebutuhan yang ada.
BACA JUGA:
PedisCare, Startup Asal Malang Beri Perawatan Terhadap Pasien Diabetes
“Sudah banyak lulusan Indonesia yang kerja di luar negeri tapi tetap saja kurang. Jumlah lulusan pendidikan vokasi perawat ada 413 instansi. Kalau misalnya rata-rata satu tahun meluluskan 50 saja itu masih kurang,” tandasnya.
Sebagai informasi, AIPViKI menggelar Kongres Nasional (KONAS) di Hotel Movenpick, Surabaya pada 9-11 November 2023. Kegiatan 4 tahunan ini dihadiri lebih dari 50 persen perwakilan institusi pendidikan keperawatan vokasi dari seluruh provinsi di Indonesia. [ipl/beq]






