Ngawi (beritajatim.com) – Selama 5 jam pencarian pria yang diduga menceburkan diri menggunakan motor ke Bengawan Solo masuk Dusun Bangun Desa Bangunrejo Kidul Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, Jawa Timur akhirjya ditemukan. Pria yang menggunakan pakaian coklat dan celana hitam itu ditemukan meninggal mengambang sejauh 1,5 kilometer dari lokasi awal tenggelam.
Dyan Susetyo Wibowo Ketua Tim Operasi SAR Basarnas Pos SAR Trenggalek membenarkan jika setelah 5 jam pencarian yang dimulai pada Rabu (21/12/2022) pukul 06.00 Wib pagi. Pria tanpa identitas itu ditemukan mengambang di tepi sungai saat disisir oleh tim menggunakan 3 perahu karet.
Jenazah langsung dievakuasi ke pinggir sungai oleh petugas. Pakaiannya masih melekat dan segera dimasukkan ke kantong mayat. Jenazah pun langsung diserahkan pada pihak kepolisian untuk dibawa ke RSUD dr Soeroto untuk pemeriksaan lebih lanjut.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bunuh-diri”]
“Proses pencarian dilakukan oleh tim sar gabungan dari basarnas zan relawan. Kami menggunakan tiga perahu karet, korban ditemukan 1,5 kilometer, ditemukan sudah menfambang ditepi sungai. Jenazah dibawa ke RSUD dr Soeroto sementara masih Mr. X,” kata Dyan, Rabu (21/12/2022).
Korban bukanlah warga Kabupaten Ngawi. Diketahui, satu unit motor Honda Revo pretelan tanpa plat nomor ditemukan di bibir Sungai Bengawan Solo dengan kondisi sebagian motor masuk ke sungai pada Selasa (20/12/2022). Tepatnya di Dusun Bangun Desa Bangunrejo Kidul Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Motor itu milik seseorang yang diduga hanyut ke Bengawan Solo pada Selasa sore. Motor tersebut pertama kali ditemukan warga yang melintas dekat lokasi. Sebagian warga sempat melihat ada seseorang yang menaiki motor tersebut. Namun, karena motor masuk ke sungai, diduga pengendaranya sengaja bunuh diri dan masuk ke sungai.
Suyatno, Kasun Bangun mengatakan jika warganya ada yang melihat pria tersebut berkendara sangat kencang di dekat hutan bambu mengarah ke sungai. Pria itu menggunakan motor yang ditemukan di bibir sungai tersebut.
Warganya mengira jika orang yang salah jalan karena jalan itu sudah jalan buntu dan hanya mengarah ke bengawan. Namun, setelah agak lama, orang itu tak terlihat kembali. Saat dilihat ke lokasi, rupanya sudah ada motor yang teronggok di pinggir sungai dengan sebagian badannya sudah masuk ke sungai. Si pemilik motor juga tak ada di lokasi. (fiq/kun)
Informasi ini tidak disampaikan dengan tujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.






